Kamis, 17 Juli 2014

Spekulasi Suku Bunga AS Topang Performa Dollar

Dollar menguat pada hari Rabu seiring kenaikan pada yield obligasi AS dan spekulasi pasar bahwa Gubernur Federal Reserve Janet Yellen sedang mendekati pengetatan kebijakan moneter yang telah menahan tingkat suku bunga dekat rekor rendah. Indeks dollar naik sebanyak 0.2% menuju kisaran level 80.556 setelah mencapai level tertinggi dalam sebulan."Kita mendapatkan pesan hawkish terselubung dari Janet Yellen,” ucap Joe Manimbo, analis pasar senior pada Western Union Business Solutions di Washington. "Ia membuka peluang untuk potensi kenaikan suku bunga AS lebih awal, dan hal tersebut berhasil mendapatkan perhatian pasar."
http://www.foreximf.com/wp-content/uploads/2014/06/bullish-dolar-e1403194462599.jpg
"Penggerak utama bagi dollar adalah komentar Yellen yang kurang dovish," ucap Niels Christensen strategis mata uang pada Nordea. Yield obligasi naik pada hari Rabu, dengan nilai obligasi 10 tahunan AS turun 2/13 dan yield-nya mencapai 2.55% setelah sempat mencetak level tinggi pada 2.56%. "Kecuali kita melihat adanya kenaikan tajam pada yield obligasi AS, penguatan dollar mungkin akan terbukti lemah," ucap Manimbo. Penguatan pada greenback juga menekan dollar Australia dan Selandia Baru, yang melemah seiring data GDP China yang memunculkan pertanyaan mengenai rapuhnya pemulihan ekonomi.

Minyak Naik Untuk Hari Kedua Atas Laporan Cadangan AS

Minyak West Texas Intermediate naik untuk hari kedua setelah cadangan minyak mentah turun ke level terendah dalam enam bulan seiring tingkat proses di kilang minyak meningkat ke level tertinggi sejak tahun 2005 di AS, yang merupakan konsumen minyak terbesar di dunia.
http://cdn.sindonews.com/dyn/620/content/2014/03/27/35/848372/SuwUGuaEO3.jpg
Minyak berjangka menguat sebanyak 0.3% di New York setelah kemarin naik 1.2%, yang merupakan kenaikan terbesar dalam empat bulan. Cadangan minyak mentah menyusut sebesar 7.53 juta barel pada pekan lalu menjadi 375 juta, menurut data dari Energy Information Administration. Tingkat operasi kilang berada pada level 93.8% dari kapasitasnya, itu adalah level tertinggi dalam hampir sembilan tahun terakhir.

Minyak WTI untuk pengiriman bulan Agutus naik sebanyak 33 sen menjadi $101.53 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange dan saat ini bergerak di kisaran $101.48 pada pukul 08.47 wib. Kontrak menguat sebesar $1.24 menjadi $101.20 pada saat kemarin. Harga minyak telah naik sebesar 3% pada tahun ini.

Suplai minyak mentah di Cushing, Oklahoma, yang merupakan titik pengantaran untuk WTi, turun sebesar 650.000 barel menjadi 20.3 juta, kata EIA. Cadangan minyak nasional AS di prediksi akan turun sebesar 2.75 juta, menurut estimasi median dari 10 analis dalam survey Bloomberg.

Emas Coba Menguat Di Tengah Meningkatnya Pembelian Di China Dan India

Emas bertahan di atas level terendah tiga pekan di tengah tanda-tanda meningkatnya permintaan di India dan China, yang merupakan dua negara konsumen emas terbesar di dunia.
Emas pada hari ini bergerak di kisaran $1.301/onz pada pukul 09.30 wib, dari $1.299 kemarin. Logam mulia turun ke level $1.292 pada tanggal 15 Juli, itu adalah level terendah sejak 19 Juni seiring investor menilai prospek untuk tingginya suku bunga AS setelah Federal Reserve akhiri program pembelian obligasi.
http://panera.cdn.ansideng.com/dynamic/article/2014/06/19/2450/DSbZiwIQ3a.jpg?w=630
Jumlah impor emas oleh India melonjak sebesar 65% menjadi $3.12 milyar di bulan Juni dari $1.89 milyar dari setahun yang lalu, setelah bank sentral mengizinkan lebih banyak bank dan trader untuk membeli emas dari luar negeri, kata Menteri Perdagangan kemarin. Di China, volume untuk kontrak spot patokan di Shanghai naik untuk hari kedua kemarin ke level tertinggi dalam sepekan menjadi 13,421 kilogram. China melampaui India pada tahun lalu sebagai pengguna emas terbesar di dunia.

“Penurunan emas yang di bawah $1.300 telah menciptakan beberapa minat beli, terutama dari pembeli fisik,” kata Zhu Siquan, seorang analis di GF Futures Co. di Guangzhou di China. “Emas terus mencari petunjuk dari Federal Reserve dan data ekonomi AS.”

Ketua Fed Janet Yellen kemarin mengatakan bahwa saat ini dia optimis dengan perekonomian, akomodasi masih di perlukan. Data AS pada hari ini mungkin menunjukkan perbaikan di pasar perumahan setelah laporan kemarin menunjukkan produksi industri naik di bulan Juni.

Emas merosot ke level terendah dalam lebih dari tiga dekade di tahun 2013 di tengah ekspektasi bahwa the Fed akan mengurangi stimulus seiring pulihnya ekonomi AS. Harga emas rebound sebesar 8.3% pada tahun ini, dalam bagian dari para pembuat kebijakan AS berjanji untuk pertahankan suku bunga di level rendah.

Rabu, 16 Juli 2014

Dollar Menguat Vs. Mata Uang Asia Setelah Komentar Yellen

Dollar menguat terhadap mata uang negara berkembang di Asia setelah ketua Federal Reserve Janet Yellen berkomentar atas outlook untuk suku bunga AS, sementara itu mata uang Selandia Baru tergelincir pada data inflasi.
 http://ayotradefx.com/wp-content/post-images/2014/03/28/brtfund_dollar_focus.jpg
Greenback menguat setidaknya sekitar 0.2% terhadap mata uang Asia seperti Korea Selatan, Malaysia dan Thailand, menyentuh level terkuat sejak bulan April terhadap won, sedangkan Kiwi melemah sekitar 0.6%.

Di saat Yellen mengatakan kepada anggota parlemen AS bahwa stimulus masih di perlukan, dia mengatakan bahwa suku bunga dapat di naikan lebih cepat dari perkiraan jika pasar kerja terus membaik lebih cepat dari perkiraan. China diproyeksikan pada hari ini akan melaporkan tingkat pertumbuhan ekonomi yang bertahan di level 7.4% di kuartal kedua, di saat penjualan retail dan produksi industri naik di bulan Juni. Harga konsumen di Selandia Baaru naik di bawah perkiraan analis pada kuartal lalu, dengan bank sentral akan mengkaji ulang pandangan mereka terhadap biayan pinjaman pada pekan depan.

“Data terbaru pada ekonomi AS terus membaik dan menunjukkan bahwa resiko terhebat untuk perubahan sikap Fed menuju kenaikan suku bunga yang lebih cepat dari perkiraan,” kata Ric Spooner, kepala analis pasar di CMC Markets di Sydney. “Trader akan lebih hati-hati menuju perilisan data GDP China.”

Ekonomi China Berakselerasi 7.5% Di Kuartal Kedua

Pertumbuhan ekonomi China berakselerasi untuk pertama kalinya dalam tiga kuartal terakhir setelah pemerintah mempercepat belanjanya dan berikan bank lebih banyak ruang untuk para pemberi pinjaman untuk melawan kemerosotan di sektor property.
http://cdn.klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2013/10/18/264980/670x335/indonesia-tunggu-imbas-positif-pertumbuhan-ekonomi-china.jpg
GDP China naik 7.5% di periode April-Juni dari setahun yang lalu, di laporkan oleh biro statistik pada hari ini di Beijing, di bandingkan dengan estimasi median untuk kenaikan 7.4% dalam survey Bloomberg. Produksi industri dan investasi aset tetap juga hasilnya lampaui estimasi.

Pemerintahan Perdana Menteri Li Keqiang telah mempercepat belanja untuk pembangunan rel kereta, mengurangi persyaratan cadangan untuk beberapa lembaga pemberi pinjaman dan mengurangi pajak untuk melindungi target pertumbuhan tahunan di kisaran 7.5% yang saat ini sedang berada di bawah ancaman dari kemerosotan di sektor konstruksi property dan melambatnya kenaikan harga rumah. Walaupun dapat dukungan dari pemerintah, para analis masih perkirakan China akan menuju ekspansi setahun penuh yang paling lambat sejak tahun 1990.

Produksi industri China naik 9.2% di bulan Juni dari setahun yang lalu, itu lampaui estimasi median untuk kenaikan 9% dan kenaikan 8% di bulan Mei. Penjualan retail naik sebesar 12.4% dari setahun yang lalu, di bandingkan dengan estimasi median untuk kenaikan 12.5%.

Sementara itu nilai investast aset tetap yang tidak termasuk rumah tangga di pedesaan naik 17.3% di semester pertama dari setahun yang lalu, di laporkan oleh biro statistik. Itu di bandingkan dengan estimasi median untuk pertumbuhan 17.2%, yang juga merupakan laju pertumbuhan untuk periode Januari – Mei.

Senin, 14 Juli 2014

Won Melemah Atas Kecemasan Masalah Keuangan Di Portugal

Mata uang Korea Selatan, won, di perdagangkan di dekat level terendah dalam lebih dari dua pekan atas tanda-tanda masalah keuangan di Portugal yang dapat memicu permintaan aset yang relatif aman seperti dollar.
 http://idforextrading.com/wp-content/uploads/2014/04/won-korea-1a1-692x360.jpg
Banco Espirito Santo SA, Portugal’s adalah bank terbesar kedua berdasarkan nilai pasarnya, telah mengguncang pasar pada pekan lalu setelah perusahaan induknya tidak mampu membayar surat berharga. Indeks dollar, yang mengikuti pergerakan dollar AS terhadap serangkaian mata uang utama, naik untuk hari ketiga pada hari ini.

Won, hanya sedikit berubah di 1,019.02 per dollar pada hari ini, berada 0.2% di atas level terendah 2 pekan di 1,020.75 yang di capai pada tanggal 11 Juli, menurut data yang di kompilasi oleh Bloomberg. Mata uang turun sebesar 1% pada pekan lalu, itu merupakan penurunan terbesar sejak Maret, mengurangi penguatan pada tahun ini menjadi 3.1%.

“Di saat masalah utang di Portugal sudah mulai sedikit tenang, permintaan atas aset safe haven masih terus berlangsung,” kata Son Eun Jeong, seorang analis mata uang di Woori Futures Co., di Seoul. “Para investor tampaknya berpikir bahwa won telah mencapai puncaknya dalam jangka pendek dan bereaksi terhadap faktor-faktor yang mendukung dollar.”

Portugal Tidak Akan Bailout Bank Bermasalah

Perdana mentri Portugal Pedro Passos Coelho utarakan pemerintah tidak akan mem-bail out bank bermasalah. Ini tentunya sinyal bahwa pemerintah Portugal mungkin tidak akan memberikan dukungan keuangan kepada Banco Espirito Santo (BES) yang dikhawatirkan mengalami masalah solvency. "Perusahaan swasta harus menanggung akibat dari kesepakatan buruk yang dilakukan. Uang rakyat tidak akan digunakan untuk menutupi kerugian bank," ujar Coelho.
http://static.republika.co.id/uploads/images/detailnews/presiden-portugal-anibal-cavaco-silva-_130529032014-565.jpg
Meski demikian, pemerintah dan bank sentral Portugal menegaskan sistem keuangan Portugal masih kredibel sebagai upaya untuk menenangkan kepanikan pasca isu stabilitas Banco Espirito Santo (BES), bank terbesar di Portugal. BES, pemerintah, dan bank sentral Portugal utarakan BES dapat menghadapi masalah yang melilit induk perusahaannya Espirito Santo.

BES utarakan memiliki cadangan modal €2,1 miliar; di atas peraturan minimum perbankan Portugal. BES utarakan potensi kerugian dari konglomerat Espirito Santo holding mencapai €1,5 miliar. Kondisi keuangan BES mendapatkan perhatian investor setelah induk perusahaannya Espirito Santo mengalami gagal bayar atas pembayaran bunga obligasi.
© Copyright 2010 YOUR No. 1 Financial Partner
Welcome to YOUR No. 1 Financial Partner
Baby Cupid