Minggu, 29 Juni 2014

Wall Street Naik Jelang Berakhirnya Kuartal Kedua

Wall Street menguat seiring investor terlihat menyesuaikan posisi portfolio investasinya menjelang berakhirnya kuartal kedua pada hari Senin nanti. Investor tidak terlalu terpengaruh dengan data sentimen konsumen AS yang meningkat ke level 82.5 untuk bulan Juni. Data sentimen konsumen AS sepertinya belum cukup untuk mengembalikan optimisme terhadap outlook perekonomian Paman Sam setelah data sebelumnya menunjukan kenaikan belanja konsumen yang tidak setinggi estimasi dan buruknya data GDP AS.
http://www.valenciaplaza.com/bd/imagenes/imagen119812g.jpg
Dari sisi korporasi, saham DuPont anjlok setelah supplier produk kimia and behih jagung tersebut memangkas outlook pendapatannya untuk tahun 2014. Di lain pihak, saham Nike rally setelah produsen peralatan olah raga terbesar di dunia tersebut memberikan laporan keuangan yang cemerlang. Indeks Dow Jones dan S&P 500 masing-masing naik sebesar 0,03% dan 0,19%, sedangkan Nasdaq menguat 0,43%. 

Jumat, 27 Juni 2014

Pemerintah Lelang Sukuk Berbasis Proyek pada 1 Juli 2014

Pemerintah akan kembali melakukan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)/sukuk negara berbasis proyek (project based sukuk) pada 1 Juli 2014 mendatang. Kali ini, sukuk yang akan dilelang adalah seri PBS005 (reopening) dan PBS006 (reopening).
http://cdn0-e.production.liputan6.com/medias/62119/big/lelang-130507d.jpg
Selain itu, pada saat yang sama pemerintah juga akan melakukan lelang SBSN jangka pendek dengan seri SPN-S 02012015. Dari pelelangan empat seri SBSN tersebut, pemerintah menetapkan target indikatif sebesar Rp1,5 triliun.

Sebagai informasi, imbal hasil yang ditawarkan SBSN seri PBS005 adalah sebesar 6,75 persen, dan akan jatuh tempo pada 15 April 2043. Sementara SBSN seri PBS006 menawarkan imbal hasil sebesar 8,25 persen, dan akan jatuh tempo pada 15 September 2020.

Penerbitan kedua seri SBSN ini menggunakan akad ijarah asset to be leased, dengan underlying asset berupa proyek/kegiatan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2014.

Sementara, SBSN seri SPN-S 02012015 menawarkan imbal hasil berupa diskonto, dan akan jatuh tempo pada 2 Januari 2015. Penerbitan sukuk ini menggunakan akad ijarah sale and lease back, dengan underlying asset Barang Milik Negara (BMN) berupa tanah dan bangunan.
 

Lelang akan dibuka pada 1 Juli 2014 pukul 10.00 WIB dan ditutup pada pukul 12.00 WIB. Hasilnya akan diumumkan pada hari yang sama setelah pukul 15.30 WIB. Sementara, setelmen akan dilakukan pada 3 Juli 2014.

Lelang ini bersifat terbuka (open auction) dengan metode harga beragam (multiple price). Dengan demikian, pada prinsipnya semua pihak, baik investor individu maupun institusi dapat menyampaikan penawaran pembeliannya (bids).

Namun, dalam pelaksanaannya, penyampaian bids harus melalui peserta lelang yang telah memperoleh persetujuan dari Kementerian Keuangan. Pelaksanaan lelang sendiri akan dilakukan dengan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) sebagai agen lelang SBSN.

Sumber: rilis berita Kementerian Keuangan Republik Indonesia      

Rupiah Segera Jadi Mata Uang Utama dalam Transaksi di Pelabuhan

Rupiah akan segera menjadi satu-satunya mata uang yang berlaku dalam seluruh transaksi yang dilakukan di pelabuhan dalam wilayah Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung memberikan waktu tiga bulan untuk sosialisasi penggunaan mata uang rupiah dalam setiap transaksi yang dilakukan.
http://assets.kompas.com/data/photo/2013/04/19/1354345-uang-780x390.jpg
Menurutnya ini dilakukan karena sesuai dengan Undang-undang nomor  7 tahun 2011 tentang Mata Uang, yang menyatakan bahwa semua transaksi yang ada di lingkungan wilayah Indonesia harus menggunakan mata uang rupiah.

"Oleh karenanya kita minta Pelindo II, semua perusahaan pelayaran dan lainnya agar segera mengimplementasi UU tersebut. Kita memberi waktu maksimum hanya 3 bulan untuk mensosialisasikan agar masalah penggunaan nominal rupiah ini betul-betul dapat dilaksanakan di lingkungan kepelabuhan di seluruh Indonesia," ujarnya di Jakarta, Kamis (26/6).

Penggunaan Rupiah dapat juga membantu mengurangi pelemahannya dari tekanan dari dolar AS. "Kita berharap tidak akan ada tekanan rupiah terhadap dolar yang terlalu berlebihan," pungkasnya.

Dollar AS Masih Alami Tekanan

Indeks dollar AS masih tertekan pagi ini di kisaran level 80.15. Tekanan turun masih terkait dengan sikap dovish (dukungan terhadap suku bunga rendah) Bank Sentral AS (Fed). Namun pada awal sesi pasar AS semalam, dollar sempat menguat karena komentar salah satu pejabat Fed, James Bullard, memberikan pernyataan bahwa suku bunga acuan Fed seharusnya bisa dinaikan lebih cepat dari perkiraan. Pernyataan Bullard ini langsung memberikan sentimen negatif pada indeks saham AS dan menekan turun harga minyak mentah WTI.
http://www.rimanews.com/sites/default/files/imagecache/article/isi/2014/06/Screenshot_061014_091524_AM.jpg
Pernyataan Mark Carney, Gubernur Bank Sentral Inggris (BoE) kemarin juga memberikan dampak pada pergerakan nilai tukar terutama poundsterling dan euro. Carney mengatakan bahwa BoE akan memperketat persyaratan pengajuan dan pembatasan kredit perumahan untuk mencegah pasar perumahan mengalami overheating. Pernyataan Carney ini tidak meredam ekspektasi pasar mengenai potensi kenaikan suku bunga sehingga poundsterling langsung menguat dan euro tertekan.

Pagi ini telah dirilis data ekonomi Jepang. Yang paling mengkhawatirkan adalah data Belanja Rumah Tangga Jepang untuk bulan Mei yang turun 8% dibandingkan bulan sebelumnya. Ini mungkin akibat kenaikan pajak penjualan yang telah diberlakukan di Jepang sejak April. Data ini memberikan sentimen negatif ke indeks saham Nikkei. Penguatan yen Jepang juga memberikan tekanan ke Nikkei pagi ini.

Selandia Baru juga telah merilis data ekonominya pagi ini. Data Neraca Perdagangan bulan Mei dirilis surplus 285 juta dollar, lebih bagus dari perkiraan namun di bawah surplus 5 bulan sebelumnya. Hasil ini memberikan tekanan bagi nilai tukar dollar New Zealand.

Siang dan Sore hari, dari zona euro akan dirilis data CPI Jerman dan Spanyol, dan Belanja Konsumen Prancis. Data CPI akan menjadi fokus pasar karena pasar masih mencari indikasi apakah Bank Sentral Eropa masih melanjutkan program pelonggaran moneternya. Penurunan CPI akan membuka peluang pelonggaran moneter dan ini berdampak pada pelemahan euro. Dari Swiss akan dirilis survei Barometer Ekonomi. Data yang lebih bagus dari perkiraan bisa mendorong penguatan nilai tukar Frank Swiss terhadap euro. Dari Inggris akan dirilis data Current Account dan GDP final kuartal pertama. Defisit current account yang mengecil akan membantu penguatan nilai tukar poundsterling.

Malam hari, Kanada akan merilis data Indeks Harga Barang Mentah yang biasa dibeli oleh pabrikan di Kanada. Bila harga menunjukkan ada kenaikan melebihi prediksi, tentu bisa memperkuat kembali nilai tukar dollar Kanada. Dollar Kanada sudah menguat sejak data CPI bulan Mei menunjukkan hasil yang lebih bagus dari perkiraan.

Dari AS akan dirilis data Revisi Survei Sentimen Konsumen untuk Bulan Juni. Ini adalah hasil revisi, jadi bila tidak ada perubahan yang besar, tidak akan terlalu mempengaruhi pergerakan harga.

Minyak Turun Seiring Meredanya Kecemasan Atas Ekspor Irak

Harga minyak Nymex turun seiring meredanya kecemasan akan terganggunya ekspor minyak Irak akibat aksi pemberontakan. Minyak telah rally hingga meraih harga tertinggi 9 bulan minggu lalu akibat kekhawatiran konflik akan memukul ekspor minyak Irak. Namun, produksi minyak Irak tidak mengalami gangguan dan ini berhasil mengurangi kecemasan pasar.
http://www.energitoday.com/uploads//2014/04/oil11.jpg
Utusan PBB untuk Irak,  Nickolay Mladenov, mengatakan ladang minyak di selatan Irak, yang merupakan wilayah mayoritas produksi minyak Irak, masih aman. Menteri Perminyakan Irak, Abdul Kareem al-Luaibi, utarakan ekspor minyak Irak akan meningkat bulan depan. Sementara itu, militer Irak berhasil mengatasi serangan pemberontak di kilang minyak Baiji, yang berada di sebelah utara Baghdad. Minyak Nymex kini diperdagangkan di level $105.60; menjauhi level tinggi harian $106.78

Chatib Basri: "Indonesia Tidak Memiliki Ruang Untuk Nasionalisme Ekonomi"

Kandidat Presiden Indonesia sedang menggembar-gemborkan kebijakan ekonomi nasionalis, namun presiden selanjutnya harus terbuka pada investasi asing untuk mencapai penciptaan lapangan kerja dan pengurangan kemiskinan, ucap Menteri Keuangan Chatib Basri. "Siapapun yang menjadi presiden, agar dapat mempertahankan dukungan politik, harus membuka lapangan kerja untuk mengentaskan kemungkinan," ucap Basri menjelang pemilu tanggal 9 Juli yang memiliki calon mantan komandan militer Prabowo Subianto dan gubernur Jakarta Joko Widodo.
 http://wartaaceh.com/wp-content/uploads/2014/03/chatib-basri-bloomberg-com.jpg
Perekonomian harus bertumbuh dengan laju tahunan sebear 7% untuk menciptakan lapangan pekerjaan, ucapnya, naik dari 5.8% di tahun 2013. Bagian investasi dari gross domestic product (GDP) harus naik menjadi 37-38% dari 32% saat ini. Dengan tingkat tabungan domestik berada pada 32% dari GDP, investasi langsung dan portofolio asing adalah satu-satunya opsi, ucapnya.

Kedua calon presiden mengemukanan nada yang nasionalis pada debat di televisi belakangan ini. Prabowo mengatakan ia akan melindungi sumber daya alam Indonesia dari eksploitasi pihak asing. Sementara Widodo, mengatkaan Indonesia harus melindungi perekonomian domestik saat ASEAN menjadi komunitas terintegrasi di tahun 2015. Survey terkini menunjukkan bahwa Widodo memimpin tipis sebanyak 3.1% terhadap Prabowo. Ketidakpastian mengenai siapa yang akan memimpin negara perekonomian terbesar di Asia Tenggara kembali memicu pelemahan pada rupiah, yang terdepresiasi sebanyak 4.5% terhadap dollar AS bulan lalu.

"Salah satu alasan mengap ainvestor menjadi cemas adalah karena kompetisi yang sangat ketat. Rupiah telah terdepresiasi cukup signifikan dalam beberapa pekan belakangan. Namun saya mengatakan hal ini hanya sementara,” ucap Basri. Investor juga cemas oleh komentar dari penasihan ekonomi sekaligus saudara Prabowo, Hashim Djojohadikusumo pada pertemuan investasi awal bulan ini. Djojohadikusumo mengatakan tingkat pinjaman di Indonesia masih rendah, dan masih ada ruang untuk meminjam untuk investasi pada infrastruktur. Ia mengingatkan bahwa untuk negara seperti Indonesia ada konsensus bahwa tingkat hutang sebesar 50% GDP, hampir dua kali lipat level hutang saat ini, masih dianggap bijaksana.

Basri mengatakan tidak ada banyak ruang bagi pemerintah untuk menambah belanja karena undang-undang membatasi defisit anggaran maksimal pada 3% dari GDP. Pemerintah menetapkan target defisit fiskal tahun 2014 pada 2.4% dari GDP. "Tidak mungkin kita dapat melipatgandakan hutang dalam waktu cepat. Sehingga dari perspektif ini, saya tidak begitu cemas terhadap sisi fiskal," ucapnya.

Kinerja Saham Kasino Batasi Penurunan Hang Seng

Bursa saham Hong Kong, Hang Seng, bergerak flat pada perdagangan sesi Asia hari ini setelah pada perdagangan Kamis kemarin mencatat penguatan harian terbesar dalam enam pekan terakhir.  Sama dengan bursa utama Asia lainnya, pergerakan Hang Seng tertahan oleh munculnya kembali ekspetasi kenaikan suku bunga lebih cepat di AS setelah Presiden Federal Reserve St. Louis, James Bullard, mengatakan ekonomi AS cukup tangguh untuk bertahan dari kenaikan tingkat suku bunga tahun depan. Pernyataan tersebut membuat bursa saham AS berada di zona merah sepanjang perdagangan Kamis.
http://www.sg-insight.com/images/assets/6.jpg
Hang Seng juga terbebani laporan laba industri China pada bulan Mei tumbuh 8,9% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Namun pertumbuhan laba tersebut menurun dari bulan April sebesar 9,6%.

Kenaikan saham kasino mampu menjaga Hang Seng dari penurunan, setelah otoritas Makau mengklarifikasi bahwa pernyataan sebelumnya kepada kasino hanya untuk berhenti menambah kartu terminal UnionPay baru, bukan meminta kasino untuk menghilangkan semua terminal.  Kabar yang beredar sebelumnya otoritas Makau dikatakan meminta toko perhiasan dan pegadaian dalam kasino untuk menghapus kartu terminal permbayaran UnionPay untuk membatasi transfer uang illegal dari China ke Hong Kong. Beberapa saham kasino yang memimpin penguatan antara lain Melco Crown Entertainment  naik 1,6%, dan MGM China Holding menguat 1,2%.

Indeks utama Hang Seng saat ini flat  pada kisaran 23197,12. Sementara Hang Seng Futures saat ini diperdagangkan pada kisaran 23065 dengan level terendah harian 23031 dan tertinggi 23210

Kamis, 26 Juni 2014

Trading Competition


Perusahaan China Tinggalkan Perangkat IT Buatan Amerika

Pemerintah dan pelaku industri internet China memberangus produk-produk jaringan komputer buatan Amerika Serikat. Langkah ini diambil sebagai bentuk proteksi terhadap merek asli dalam negeri Tiongkok. 
http://assets.kompas.com/data/photo/2013/06/19/1557047620X310.jpg?1371632224890
Perusahaan E-commerce dan perbankan China mencabut penggunaan piranti keras dan melakukan uninstall terhadap software yang terkait dengan server utamanya masing-masing. 'Pembongkaran' itu dilakukan hanya untuk produk jaringan dan software buatan perusahaan-perusahaan asal Amerika Serikat. Mulai sekarang, perusahaan China yang selama ini akrab dengan produk buatan Negeri Paman Sam harus mengubah haluannya dengan memakai produk anak negeri untuk alasan keamanan dan efisiensi.

Seperti diketahui, sebagian besar hardware jaringan dan server perusahaan dunia didominasi oleh merek-merek seperti IBM, Oracle dan EMC. Di China, ketiganya bahkan sudah menjadi bagian tidak terpisahkan dalam sistem IT korporat. Fanatisme inilah yang membuat perusahaan dalam negeri seperti Huawei dan Inspur sulit berkembang. Sementara perusahaan jual beli online terbesar, Alibaba, sudah mempunyai jaringan komputernya sendiri berbasis software open source hardware lokal. Alibaba bahkan sudah memulai nasionalisasi sistem sejak 2008 silam atas perintah direksinya. Direktur IT Alibaba, Wang Jian, meminta jajarannya untuk menghentikan kontrak dengan supplier asing dan menyuplai sendiri kebutuhan sistem teknologinya. Langkah inilah yang sekarang mulai diikuti oleh perusahaan dan bank-bank asal China. Selain untuk membantu industri IT domestik, penggunaan jaringan server lokal beserta perangkat penunjangnya dianggap lebih aman dan bebas dari mata-mata asing.

Emas Akan Terus Diminati oleh Negara Bagian Timur

Aliran emas global dari barat ke timur yang membantu membuat China menjadi konsumen emas terbesar di dunia kemungkinan akan bertahan selama 2 dekade seiring kenaikan tingkat pendapatan memicu tingkat permintaan emas, menurut China Gold Association. Tingkat konsumsi emas China, yang naik menjadi rekor 1,176.4 metrik ton di tahun 2013, diperkirakan akan menjadi “kurang lebih sama” tahun ini, ucap Zhang Bingnan, wakil kepala dan sekjen China Gold Association.
http://cdn1-e.production.liputan6.com/medias/670052/big/emas+antam.jpg
China mencakup sekitar 28% dari konsumsi emas global tahun lalu, menurut World Gold Council di London. Tingkat pembelian emas di China bertambah cepat tahun lalu setelah penurunan harga emas sebesar 28%, dan China berhasil menggeser India sebagai pembeli emas terbesar sementara tingkat konsumsi emas di Eropa berkurang. Tingkat permintaan emas di China akan naik sekitar 25% dalam 4 tahun kedepan seiring meningkatnya populasi yang menjadi lebih sejahtera, menurut World Gold Council di bulan April lalu.

“Dalam 10 atau 20 tahun kedepan trend mungkin tidak akan berubah karena ada lebih banyak emas di bagian barat daripada di bagian timur,” ucap Zhang. “Seiring kenaikan pendapatan di bagian timur, tingkat permintaan emas akan mengikuti trend serupa dan berlanjut di masa mendatang entah itu di China atau India atau negara berkembang lainnya, kecualli ada event kejutan.”

Rupiah Jebol 12.000 per Dollar karena Banyak Faktor

Penurunan nilai tukar Rupiah mulai dikhawatirkan oleh banyak pihak. Sebagian kalangan berspekulasi tentang alasan di balik melemahnya kurs valuta garuda hingga ke posisi 12.000 per Dollar.
http://2.bp.blogspot.com/-FtrgItnEciU/UpvAjftwOlI/AAAAAAAAKp4/wniCkWgpLGo/s1600/188256_620.jpg
Dalam beberapa kesempatan, Menteri Keuangan Chatib Basri dan Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo berupaya meyakinkan pelaku bisnis bahwa fluktuasi nilai tukar masih terkendali. Bauran kebijakan kementerian dan strategi moneter bank sentral diyakini bisa menciptakan stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian.

Dalam sebuah kesempatan di hadapan awak media hari ini, Menkeu Chatib Basri mengatakan ada 3 faktor yang memicu pelemahan Rupiah dalam sebulan terakhir. Pertama adalah efek persaingan calon presiden jelang pemilu dua pekan mendatang. Sejak eskalasi persaingan memuncak, Dollar menurutnya sudah naik dari Rp11.300 ke Rp11.600. Semakin dekat masa pemilu, semakin besar pula kekhawatiran investor terkait siapa presiden RI dalam lima tahun ke depan. "Uncertainty selama masa pemilu inilah yang membuat Rupiah melemah," ungkap Chatib di Jakarta, Kamis (26/06).

Faktor ke-dua tak lain adalah efek negatif dari pembengkakan defisit neraca perdagangan pada bulan Maret sebagaimana dilaporkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) di bulan Mei kemarin. Pada periode ini, Rupiah mulai melemah lagi sampai ke level 11.800 per Dollar. Sementara faktor ke-tiga yaitu pengaruh eksternal, tepatnya dari krisis politik dan keamanan di negara Iran yang memicu kenaikan harga minyak dunia. Pada titik inilah Dollar sampai pada posisi Rp 12.000.
 

Menkeu berdalih trend penguatan Rupiah memang sudah menjadi hal yang wajar karena mata uang lain di kawasan regional Asia juga mengalami hal serupa. "Bukan hanya Rupiah, Rupee (India) dan mata uang lainnya juga melemah," imbuhnya.

Bank Indonesia sendiri sudah mengambil langkah intensif untuk membendung pelemahan kurs domestik. Meskipun akhirnya tembok pertahanan Rupiah jebol juga di penghujung semester I 2014. Bank sentral sudah menaikkan suku bunga sebanyak total 175 basis poin antara bulan Juni dan November 2013 untuk menjinakkan inflasi dan melindungi kurs. Dan gubernur Agus Martowardojo belum menginginkan adanya suatu pelonggaran moneter walau pertumbuhan ekonomi melambat. 

Bursa Asia Ikuti Jejak Penguatan Wall Street

Bursa saham Asia menguat, mengukuti penguatan pada bursa saham AS, di tengah spekulasi negara perkeonomian terbesar di dunia sedang pulih dari performa yang lebih buruk dari estimasi di kuartal pertama. Mata uang negara berkembang di Asia juga menguat, sementara harga minyak mentah dan tembaga melanjutkan rally. Won Korea Selatan dan ringgit Malaysia menguat setidaknya 0.2%, sementara dollar Australia dan Selandia Baru mempertahankan penguatan terhadap dollar. Harga minyak naik sebanyak 0.2% seiring harga tembaga yang naik ke level tinggi dalam lebih dari 3 pekan.
 http://media.viva.co.id/thumbs2/2012/12/18/184440_tokyo-stock-exchange_663_382.JPG
Data belanja perorangan AS hari ini diperkirakan akan menunjukkan kenaikan, memicu optimisme pemulihan di AS setelah data kemarin menunjukkan perekonomian berkontraksi paling banyak dalam 5 tahun pada kuartal lalu dan pesanan barang modal turun di luar perkiraan pada bulan Mei. Australia akan melaporkan lowongan pekerjaan hari ini seiring Thailand dan Hong Kong melaporkan data sektor perdagangan, sementara itu Taiwan diperkirakan untuk mempertahankan tingkat suku bunganya hari ini. Gubernur Bank of England Mark Carney akan berpidato di London hari ini di tengah spekulasi mengenai outlook tingkat suku bunga Inggris.

“Investor nampak mengabaikan data GDP kuartal pertama dan pesanan barang modal AS yang mengecewakan,” menurut Tony Farnham, ekonom pada Patersons Securities Ltd. di Sydney. “Data pertumbuhan ekonomi yang dipengaruhi cuaca dingin dianggap sebagai cerita lama dan tidak menunjukkan fundamental ekonomi AS saat ini, yang sudah jauh membaik.”

Lifting Migas Diprediksi Meningkat Tahun 2015

Pemerintah memperkirakan lifting minyak dan gas bumi (migas) akan mengalami peningkatan pada tahun 2015, seiring dengan mulai berfungsinya Blok Cepu pada Bulan November tahun ini.
http://energitoday.com/uploads//2014/01/lifting-minyak-sulit-tercapai-pendapatan-migas-terancam.jpg
Dalam outlook range pemerintah, lifting minyak mentah tahun 2015 diperkirakan berada di kisaran 900 ribu sampai 920 ribu barel per hari. “(Lifting) minyak mentah (tahun 2015) 900 sampai 920 (ribu barel per hari), karena salah satu asumsinya adalah Cepu mulai berfungsi pada bulan November,” demikian dikatakan Menteri Keuangan M. Chatib Basri dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Sementara, lifting gas bumi diperkirakan berada pada kisaran 1.200 sampai 1.250 barel setara minyak per hari. Selain mulai berfungsinya Blok Cepu, tambahan lifting migas juga didukung oleh beberapa proyek andalan hulu migas lainnya, seperti Jambaran, Alas Tua dan Tiung Biru.

Selain itu, dalam rapat yang membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2015 tersebut, Menkeu juga memaparkan asumsi harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) yang diperkirakan berada di kisaran 95 hingga 110 dolar AS per barel.

Kisruh di Irak Tidak Berpengaruh Pada Ekspor Minyak

Menteri Perminyakan Irak mengatakan tingkat ekspor minyak mentah Irak akan bertambah cepat bulan depan, menguatkan sinyal bahwa kekerasan di bagian utara Irak tidak berpengaruh pada daerah penghasil minyak di Selatan. “Tingkat ekspor minyak akan mencetak kenaikan besar, seiring kejadian belakangan ini tidak berdampak negatif pada output dan ekspor minyak mentah Irak,” ucap Menteri Perminyakan Irak Abdul Kareem al-Luaibi pada wawancara di Baghdad. “Perusahaan minyak internasional beroperasi secara normal di Irak.”
http://energitoday.com/uploads//2013/07/port.jpg
Sementara kekerasan di Irak memicu sejumlah perusahaan termasuk BP Plc dan Exxon Mobil Corp. untuk mengevakuasi pekerjanya dari Irak, sejauh ini ada sejumlah sinyal bahwa tingkat produksi minyak tidak terganggu. Tingkat ekspor minyak Irak akan berada dekat rekor tinggi bulan depan, menurut estimasi Bloomberg. Luaibi mengatakan bahwa ia telah berdikusi dengan pihak BP untuk menaikkan output pada kilang Rumaila, kilang terbesar di Irak. Toby Odone, juru bicara BP di London, menolang untuk berkomentar.

Iraq, pemegang cadang minyak terbesar kelima di dunia, memproduksi dan mengekspor sebagian besar minyaknya dari wilayah selatan yang didominasi Syiah, yang mana sebagian besar masih belum terpengaruh oleh bentrokan. Pihak militan kemarin mengambil alih lading minyak Ajeel dengan kapasitas 20,0000 barel per hari, yang mana masih tidak aktif, di bagian utara Kirkuk, menurut pernyataan polisi setempat.

Demi Membantu Ekspor, BI Abaikan Pelemahan Rupiah

Rupiah merosot ke level terendah sejak Februari pasca bank sentral mengisyaratkan akan mengabaikan depresiasi mata uang guna membantu ekspor. Bank Indonesia akan membiarkan Rupiah "undervalued" sementara waktu untuk meningkatkan daya saing ekspor dan menekan impor, menurut Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara di Jakarta. Neraca perdagangan Indonesia mencatat defisit terbesar sejak Juli tahun lalu dengan melebar menjadi $1,96 milyar pada bulan April.
http://static.inilah.com/data/berita/foto/1854734.jpg
"Bank Indonesia kemungkinan akan mengurangi intervensi dan membiarkan beberapa pelemahan," kata Leo Rinaldy, ekonom PT. Mandiri Sekuritas di Jakarta. "Permintaan Dollar untuk impor menjelang Ramadan, ketidakpastian politik dan kenaikan harga minyak masih berkontribusi terhadap pelemahan Rupiah.

Rupiah Melemah, Eksportir Minyak Kepala Sawit Diincar

Pelemahan rupiah Indonesia menuju level terendah dalam 4 bulan mendorong manajer dana domestik terbesar untuk mengalihan dana menuju perusahaan eksportir minyak kelapa sawit dari perusahaan konstruksi. Rupiah telah melemah sekitar 6% terhadap dollar kuartal ini, paling banyak di antara 24 mata uang negara berkembang lainnya, dan diperdagangkan di level terlemah sejak Februari kemarin. Terakhir kali rupiah terdepresiasi sebanyak ini dalam satu kuartal, Jakarta Agricultural Index melonjak sekitar 20% tiga bulan setelahnya.
http://www.matahaticorp.com/wp-content/uploads/2014/04/matahaticorp-rupiah-tersandung-gara-gara-perolehan-suara-pdi-p-01.jpg
PT Mandiri Manajemen Investasi sedang mengantisipasi rally selanjutnya kali ini seiring kombinasi dari pelemahan mata uang dan kenaikan harga minyak kelapa sawit meningkatkan outlook earnings ekspor, menurut Priyo Santoso, CIO Mandiri di Jakarta. Saham perusahaan sektor konstruksi menjadi mahal setelah mencetak kenaikan terbesar di antara 9 grup industri di Jakarta Composite Index tahun ini, ucapnya.

“Penurunan harga komoditas telah berakhir dan saham sektor konstruksi telah naik secara signifikan, sehingga ini adalah saatnya rotasi,” ucap Santoso, yang mengelola dana sekitar 1.8 milyar dollar. “Sektor komoditas telah dianggap sebagai alat lindung terhadap penguatan dollar.” Rupiah melemah ke sekitar level 12,090 per dolla rkemarin di tengah kecemasan defisit neraca berjalan Indonesia akan melebar setelah mencetak defisit perdagangan terbesar dalam 9 bulan pada bulan April.

Rabu, 25 Juni 2014

Apa itu Trading?

Di era modern dan global seperti sekarang ini, banyak hal yang dapat dilakukan untuk menambah penghasilan harian dengan cara hanya duduk di depan komputer atau laptop saja. Bukan hanya tambahan penghasilan harian saja, tetapi juga penghasilan utama yang sangat menggiyurkan. Hasil yang didapat tidak tanggung-tanggung, apalagi jika seseorang menggeluti bidang trading atau investing. Dalam dunia trading Indonesia akhir-akhir ini banyak sekali trader-trader pemula yang ingin merasakan hasil yang tidak sedikit dengan cara yang sebenarnya tidak semudah yang mereka bayangkan.
http://ludu.co/uploads/lesson-content/lcbsy8d.jpg
Pada dasarnya trading adalah proses jual beli barang komoditas utama secara bertahap dan terus-menerus dalam jangka waktu singkat dan hasil yang besar. Hal ini berbeda dengan investing. Dalam kegiatan investing, jangka waktu lama lebih ditekankan. Para trader Indonesia atau sering disebut dengan speculator harus sangat mengerti tentang strategi dan hal dasar trading Indonesia. Selain itu saat menentukan strategi trading Indonesia, para trader Indonesia harus mengerti dampak dari strategi tersebut untuk meminimalisir dampak terburuk yaitu kebangkrutan.

Di samping itu, trader Indonesia harus pintar mendeteksi dan menganalisa trend di pasaran. Setelah mengaplikasikan strategi yang telah dibuat sebelumnya, ada dua hal hasil akhir yaitu, trend continuation dan trend caution. Dalam trading Indonesia, trend continuation berarti harga mengikuti dan menjadi trend pasar, sedangkan trend cautation berarti harga melawan trend. Kejenuhan pasar juga dapat menjadi salah satu faktor yang menentukan hasil dari strategi menjadi trend continuation atau trend cautation.

Oleh sebab itu pengetahuan yang luas dan pelatihan sangat diperlukan untuk menjadi trader atau speculator yang sukses. Pengertian dasar dan sejarah mengenai trading Indonesia juga sangat diperlukan untuk menentukan sikap dan strategi yang tepat. Jangan sampai salah strategi sehingga membuat trader-trader pemula tidak mau lagi bergelut dengan trading.

Silahkan melatih strategi trading anda pada platform online trading dengan mendaftar demo account di sini.

Minyak WTI Kurangi Penguatannya Atas Keputusan Pemerintah AS

Minyak West Texas Intermediate mengurangi penguatannya di tengah spekulasi bahwa keputusan dari pemerintah Obama tentang ekspor bahan bakar Amerika Serikat tampaknya membatasi dampak pergerakan liar pada pasar global. Premi minyak Brent terhadap WTI menyempit seiring Irak berjanji untuk meningkatkan ekspor.
http://m.energitoday.com/uploads//2014/06/minyak_mentah14.jpg
Minyak WTI di perdagangkan lebih tinggi 0.4% di New York, mengurangi penguatan sebelumnya yang sebesar 1.4%.  Minyak Brent melemah sebesar 0.7% di London. Departemen perdagangan mengabulkan permohonan dari Pioneer Natural Resources Co.’s untuk mengklasifikasikan kondesat yang di stabilkan sebagai produk minyak bumi yang memenuhi syarat untuk di ekspor, kata perusahaan tersebut. Sementara itu minyak Brent tergelincir seiring produksi minyak di Irak masih belum terpengaruh oleh pemberontakan milisi Sunni dan pemerintah mengatakan bahwa mereka akan meningkatkan ekspor minyak mentah di bulan Juli.

Minyak WTI untuk kontrak bulan Agustus naik sebanyak $1.47 menjadi $107.50 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange dan saat ini bergerak di kisaran 106.63 pada pukul 17.12 wib. Kontrak tergelincir sebesar 0.1% menjadi $106.03 kemarin. Harga minyak WTI telah naik sebesar 8.2% pada tahun ini.

Dollar Terperosok Dalam Merespon Data GDP Dan Durable Goods AS

Dollar turun ke level terendah dalam sebulan setelah laporan ekonomi AS menunjukkan jumlah pemesanan barang tahan lama di bulan Mei secara tak terduga turun dan ekonomi bekontraksi lebih besar dari perkiraan di kuartal pertama, data tersebut meningkatkan keraguan atas penguatan pemulihan ekonomi AS.
http://www.suluttoday.com/wp-content/uploads/2014/06/rupiah-dolar.jpg
Dollar tergelincir ke level terendah dalam lebih dari dua pekan terhadap euro setelah sebuah laporan menunjukkan jumlah pemesanan barang tahan lama merosot sebesar 1% di bulan Mei. Ekonomi AS merosot sebesar 2.9% pada kuartal pertama, itu merupakan yang terbesar sejak mengalami resesi terdalam, berdasarkan laporan terpisah.

“Pembacaan pemesanaan barang tahan lama yang buruk sekali lagi menempatkan kucing di antara merpati dalam hal waktu dan besarnya pengetatan moneter dari Federal Reserve,” kata Andrew Wilkinson, kepala analis pasar di Interactive Brokers LLC di Connecticut. “Suku bunga dalam jangka pendek akan masih, masih sangat rendah untuk beberapa waktu kedepan, bahkan setelah the Fed akhiri tapering, dan saya berpikir bahwa itulah yang benar-benar membebani dollar.”

AUDUSD Melonjak Diuntungkan Pelemahan Dollar

Mata uang Aussie Dollar melambung ke level tertinggi harian mendekati level psikologis 0.9400 seiring kejatuhan Dollar AS akibat data GDP Q1 yang mengecewakan.
http://forexsimpro.files.wordpress.com/2013/09/audusd-naik-pasca-data-manufacturing-pmi-china.jpg
Laju GDP AS direvisi secara massive ke -2.9% dibanding estimasi semula -1.0% untuk triwulan pertama 2014, menandai pelambatan ekonomi terburuk dalam 5 tahun terakhir. Sementara laju durable goods order juga melambat ke -1.0% dibawah estimasi para ekonom.

Meski terdapat ekspektasi rebound produktivitas di Q2 dan selanjutnya, namun fakta data GDP ini menyusutkan harapan atas pemulihan ekonomi AS yang solid dan bahkan dapat merubah sikap moneter The Fed untuk lebih berhati-hati sebelum menaikkan suku bunga acuan.

Alhasil pairing AUDUSD melonjak paska data GDP ke level 0.9383, atau naik 0.18% setelah meraih level tertinggi intraday di 0.9395 dan menjauhi titik terendah hariannya di 0.9356.

USDJPY Keok Merespon Data GDP AS

Nilai tukar USDJPY melemah tajam tembus dibawah range trading yang tampak sepanjang sesi Asia dan Eropa seiring respon para investor pada laju data GDP yang menunjukkan kontraksi lebih tajam.
http://forex-images.mt5.com/analysts/big_preview/usd_yena/1.jpg
Kontraksi GDP Q1 AS ini menimbulkan kekhawatiran atas penundaan tapering The Fed meskipun data ekonomi AS lainnya akhir-akhir ini cukup pesat. Namun kenyataannya aktivitas ekonomi AS secara keseluruhan merosot di triwulan pertama membukukan koreksi tertajam sejak resesi berakhir.

Di sesi sebelumnya, lantai bursa Tokyo juga menunjukkan reaksi yang minimal pada paket anak panah ketiga Shinzo Abe yang diumumkan kemarin. Para investor masih skeptis terhadap implementasi reformasi kebijakan struktural Abenomics sehingga terpicu aksi profit taking pada bursa saham Nikkei sehingga memicu apresiasi Yen Jepang.

Alhasil indeks Dollar AS jatuh tajam ke level 8018, diikuti pelemahan yield obligasi AS pada tenor 10-tahun ke level 2.54% yang mengakibatkan penyusutan imbal hasil Dollar dengan Yen Jepang. Terpantau sejauh ini pairing USDJPY melemah -0.24% di level 101.71, menjauhi titik tertinggi intraday di 101.96 dan meraih level terendah harian di 101.63.

Pasar Asia Terbebani Koreksi Wall Street Akibat Kisruh Irak

Pasar Asia berakhir dengan pelemahan di perdagangan hari Rabu (25/6) terkait kekhawatiran geopolitik di Irak serta akibat koreksi terburuk yang dialami bursa Wall Street lebih dari sebulan terakhir.
http://www.itoday.co.id/wp-content/uploads/2014/06/223315_tokyo-stock-exchange.jpg
Sedangkan minimnya penggerak pasar sepanjang sesi Asia menambah sepinya perdagangan di kawasan. Di pasar Jepang, indeks Nikkei (N225) jatuh ke level rendah dalam sepekan akibat aksi ambil untung setelah rally indeks baru-baru ini, sedangkan strategi pertumbuhan yang di rilis pemerintah tidak memberikan reaksi apa-apa ke pasar. Namun akibat terseret penurunan Wall Street di hari Selasa, indeks Nikkei akhirnya ditutup melemah (-0.71%), sekaligus mencatat penutupan terendah sejak 18 Juni silam.

Bursa Korea Selatan ikut merosot di hari Rabu akibat berlarutnya krisis di Irak memicu sebagian investor untuk membukukan laba melalui aksi profit taking. Indeks juga terseret turun oleh anjloknya saham Samsung Electronics yang tergerus hingga 2%. Indeks KOSPI berakhir ditutup melemah (-0.63%).

Sementara, pasar utama Hong Kong juga turut melemah lantaran terseret turun oleh saham sektor perbankan dan asuransi di pasar China. Investor juga mengabaikan kabar positif yang meyebutkan bahwa otoritas Beijing akan mengendurkan sejumlah peraturan bagi pihak asing yang akan berinvestasi di berbagai lini bisnis China di luar sektor perbankan. Indeks Hang Seng akhirnya melemah tipis (-0.06%).

Saham AS Berjangka Jatuh Tajam Paska Revisi Data GDP

Indeks saham AS berjangka ambruk paska data final GDP Q1 yang direvisi lebih buruk di -2.9% seiring lemahnya tingkat konsumsi khususnya di sektor jasa.
 http://2.bp.blogspot.com/-S8nxir35WVo/UxbafUkdJJI/AAAAAAAAE3c/xP_b9t8IPiY/s1600/PT.+RIFAN+FINANCINDO+BERJANGKA+JAKARTA.jpg
Revisi data GDP ini memicu kekhawatiran para pelaku pasar secara keseluruhan laju GDP 2014 kemungkinan merosot ke kisaran 1.5%, meskipun terdapat rebound GDP di Q2 – Q4 hingga 3%. Alhasil, pasar saham melemah diikuti kejatuhan yield obligasi AS pada tenor 10-tahun sementara Emas melambung.

Terpantau sejauh ini indeks DJIA futures melemah -0.21% di level 16,716, sementara S&P500 futs turun -0.17% ke level 1,939.75 dan Nasdaq futures anjlok -0.16% diperdagangkan di level 3,788.50 sejauh ini.

Katalis negatif lainnya antara lain laju Durable Goods order yang melambat ke -1.0% dibawah estimasi -0.1% sebagian besar dipicu kejatuhan pesanan barang transportasi.  Sementara core orders hanya naik 0.7% mencatatkan kenaikan 18% core durable goods dalam 3 bulan terakhir.

Emas Melemah, Terkoreksi Dari Level Tinggi 2 Bulan

Emas melemah di London atas spekulasi penguatan emas yang mencapai level tertinggi dua bulan akan memacu beberapa investor untuk melakukan aksi jual.
 http://m.energitoday.com/uploads//2014/06/Harga-emas-turun.jpg
Indeks relative-strength (RSI) pada emas untuk periode 14 hari sejak tanggal 19 Juni berada di atas atau dekat level 70 yang menunjukkan kepada beberapa trader yang mempelajari teknikal grafik bahwa harga mungkin akan melemah. Indeks pada hari  ini bergerak di kisaran 64.9. Logam mulia naik sebesar 3% pada pekan lalu seiring Federal Reserve mengatakan bahwa mereka akan mempertahankan suku bunga hampir di level nol untuk waktu yang akan di pertimbangkan, walaupun mereka tetap melakukan pemangkasan pembelian obligasi.

Emas berada di jalur penguatan kuartalan back-to-back sejak tahun 2011, sebagian besar karena kekerasan di Irak dan ketegangan di Ukraina yang telah memicu permintaan untuk aset safe haven seperti emas. Para pemberontak saat ini masih menguasai beberapa wilayah di Irak, menurut pejabat AS. Sementara itu AS sudah mengirimkan sebuah kontingen kecil tentara AS yang telah beroperasi di Irak untuk merangkul intelejn dan mendirikan pusat operasi di Bahdad, kata departemen pertahanan AS kemarin.

“Koreksi harga dari level tertinggi akan terus terjadi dengan beberapa penjualan yang terlihat baik di Asia,” kata David Govett, kepala analis logam mulia di Marex Spectron Group di London, dalam tulisan laporannya hari ini. “ Kita tidak mungkin melihat level tertinggi yang di capai pada beberapa waktu yang lalu, dengan tidak adanya masalah geopolitik terbaru.”

Emas pada hari ini melemah sekitar 0.3% menjadi $1,312.60 pada pukul 16.26 wib. Emas kemarin mencapai level $1,325, yang merupakan level tertinggi sejak 15 April. Emas untuk kontrak bulan Agustus turun sebesar 0.5% menjadu $1,314.50 di Comex New York.

Rupiah Capai Level Terendah Dalam 4 Bulan

Mata uang  Indonesia, rupiah, turun ke level terendah sejak bulan Februari setelah bank sentral mengatakan bahwa mereka akan mengizinkan pelemahan pada mata uang untuk membantu eskpor.
http://cdn.klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2013/07/25/225916/670x335/menkeu-santai-rupiah-sentuh-level-terendah-dalam-4-tahun.jpg
Bank Indonesia membiarkan rupiah “undervalued” untuk sementara dalam upaya memperbaiki daya saing pengiriman negara dan mengurangi impor, kata deputi senior Gubernur  Mirza Adityaswara di Jakarta kemarin. Defisit perdagangan melebar menjadi $1.96 milyar di bulan April, itu merupakan yang terbesar sejak Juli tahun lalu. Data tersebut telah membebani defisit current account, yang kemungkinan akan berekspansi pada kuartal sekarang di bandingkan dengan catatan defisit sebesar 2.06% dari GDP yang terjadi dalam periode tiga bulan pertama tahun ini.

Rupiah turun sebesar 0.7% menjadi 12,085 per dollar pada sore hari ini. Rupiah sebelumnya sempat mencapai level 12,090 per dollar, itu merupakan level terlemah sejak 12 Februari. Di pasar offshore, kontrak NDF satu bulan turun sebesar 0.8% menjadi 12,134, di perdagangkan lebih lemah 0.5% daripada harga spot dalam negeri, menurut data yang di kumpulkan oleh Bloomberg.

“Bank Indonesia mungkin akan mengurangi kembali intervensinya dan mengizinkan untuk beberapa pelemahan pada rupiah,” kata Leo Rinaldy, seorang ekonom di PT Mandiri Securitas di Jakarta. “Permintaan dollar untuk impor yang meningkat jelang Ramadhan, kondisi politik yang penuh ketidakpastian dan meningkatnya harga minyak masih berkontribusi teradap pelemahan rupiah.”

5 Hal Penting Jelang Sesi New York

Faktor Fundamental Penggerak Bursa AS, Rabu 25 Juni:
http://blog.proinsta.com/wp-content/uploads/2014/05/Berita-Forex-Dollar-Terus-Anjlok-Akibat-Data-NFP.jpg
  1. Market Tone: Bursa saham AS berjangka bergerak stabil seiring sikap wait & see para investor pada data durable goods dan revisi data GDP AS yang dikhawatirkan menunjukkan kontraksi lebih dalam pada kwartal pertama. Saham regional Eropa dan Jepang berada dalam tekanan seiring eskalasi konflik Timur Tengah memicu sentimen pengalihan resiko para investor. Namun Emas terkoreksi melemah setelah mengalami rebound yang solid dalam beberapa hari terakhir.
  2. Economic Data: Fokus para investor akan tertuju pada serangkaian data ekonomi AS, antara jumlah aplikasi mortgage AS, durable goods order, capital goods orders, dan laju GDP final yang diperkirakan direvisi ke -1.6%, lebih buruk dibanding estimasi sebelumnya -1%.
  3. Services PMI: Perhatian juga akan tertuju pada indeks jasa PMI,y yang mengukur aktivitas sektor jasa selama bulan Juni yang diperkirakan naik ke level 58.6, menunjukkan ekspansi industri jasa AS yang lebih pesat sejalan dengan indikator ekonomi AS lainnya.
  4. Geopolitics Problem: Eskalasi ketegangan geopolitik kembali mendominasi sentimen, setelah dilaporkan pesawat tempur Suriah menyerbu provinsi Anbar di barat, dikombinasi kecemasan meluasnya konflik Irak, yang menyatakan bahwa Suriah akan bergabung dengan iran untuk membantu pemerintahan Baghdad, mengindikasikan bahwa konflik Irak semakin meluas pada kawasan perbatasan.
  5. US Crude Oil: AS akhirnya melakukan ekspor minyak mentah untuk kali pertama dalam 4 dekade terakhir, yang dimulai pada awal Agustus. Dua perusahaan energi As kini secara legal dapat melakukan ekspor minyak mentah maupun bahan bakar yang telah disuling yang semakin banyak persediaannya dari teknik pengeboran shale AS. Ekspor minyak ini akan memberikan dampak pada defisit persediaan minyak AS dan juga kinerja Dollar AS.

Selasa, 24 Juni 2014

Bank Dunia Yakin Indonesia Lolos Jebakan Kelas Menengah

Indonesia harus memacu pertumbuhan ekonomi hingga mendekati 9 persen dan bergabung dalam negara-negara berpenghasilan tinggi pada tahun 2030, agar tidak terjebak dalam jebakan kelas menengah (middle income trap). Hal tersebut tercantum dalam Laporan Bank Dunia yang berjudul Indonesia: Avoiding the Trap.
 http://assets.teraspos.com/images/upload/2014/05/07/bank%20dunia-1.jpg
“Dunia menunggu Indonesia untuk mengambil posisinya sebagai pemimpin ekonomi dunia. Untuk mencapai hal tersebut, Indonesia harus meningkatkan daya saingnya dengan menutup kesenjangan  infrastruktur dan keahlian serta meningkatkan fungsi pasar. Langkah-langkah tersebut akan memberikan dampak yang signifikan pada peningkatan produktivitas dan pendapatan. Selain itu, langkah ini juga memerlukan (pengelolaan) belanja pemerintah yang lebih baik yang mengurangi inefisiensi, seperti subsidi BBM,” demikian dikatakan World Bank Country Director for Indonesia Rodrigo Chaves seperti dikutip dari situs resmi Bank Dunia.

Ia menambahkan, bermodal generasi muda yang melek teknologi sejalan dengan biaya buruh di Tiongkok yang meningkat, Indonesia merupakan tempat yang baik untuk investasi lokal dan internasional dalam hal manufaktur.

Langkah selanjutnya untuk menghindari middle income trap adalah dengan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Menurut Ekonom Utama Bank Dunia untuk Indonesia Ndiame Diop, meskipun akses pendidikan di Indonesia telah meningkatkan secara signifikan, tetapi tantangannya saat ini adalah bagaimana meningkatkan kualitas pendidikan, seperti melalui pusat pelatihan modern agar lulusannya memiliki keterampilan dan menjadi kompetitif.

Selain itu, yang juga memengaruhi pertumbuhan adalah infrastruktur. Bank Dunia menilai, total investasi infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan swasta selama satu dekade terakhir hanya senilai 4 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), atau sekitar setengah dari yang dibutuhkan. Terkait rendahnya investasi ini, laporan tersebut memperkirakan Indonesia telah kehilangan setidaknya 1 persen pertumbuhan ekonomi setiap tahunnya selama satu dekade.

Pengurangan subsidi bahan bakar minyak (BBM) juga akan membuat pemerintah mengalokasikan dana yang ada untuk sektor infrastruktur dan kebutuhan mendesak lainnya. Realokasi belanja dan peningkatan efisiensi di tingkat provinsi dan kabupaten diyakini akan membuat dana mengalir ke belanja infrastruktur. Ditunjang dengan pemerintahan daerah yang lebih baik, hal ini akan membantu pelayanan daerah, seperti kesehatan, sanitasi, dan pengelolaan sampah.

Sejalan dengan peningkatan infrastruktur dan keterampilan, pelaksanaan regulasi yang konsisten juga akan membantu pertumbuhan. “Sinyal yang berbeda-beda tidak akan menarik investor. Beberapa upaya perlu dilakukan untuk memfasilitasi dan memberikan izin di beberapa sektor. Namun demikian, pada saat yang sama, peraturan baru memberikan diskresi luas kepada K/L. Pengalaman internasional menunjukkan bahwa kebijakan yang paling menguntungkan publik adalah kebijakan yang transparan dengan diskresi minimum atau nol,” jelas Diop.

Dengan beberapa perubahan atau reformasi di atas, Bank Dunia meyakini Indonesia dapat bangkit dan terhindar dari jebakan kelas menengah. “Risiko jebakan kelas menengah itu nyata dan teknokrat Indonesia harus mulai mengkhawatirkan hal tersebut,”      

Emas, Pilihan Cerdas Wanita Modern

Wanita memang memiliki karakteristik khusus dalam kepribadiannya. Pada umumnya, Kaum hawa selalu mengutamakan keamanan dan cenderung menjauhi resiko, termasuk dalam menentukan langkah investasi. Latar belakang inilah yang menjadi dasar keterlibatan wanita dalam bisnis properti, transaksi emas maupun simpanan deposito bank.
http://img.okeinfo.net/dynamic/content/2014/06/17/213/999949/SbSeOQl3Bh.jpg?w=400
Tanpa disadari, kesukaan wanita pada keindahan turut menyumbang suntikan besar bagi pasar investasi logam mulia. Kebanyakan wanita tentu akrab dengan perhiasan emas, namun demikian masih sedikit yang memahami nilai emas sebagai media investasi handal. Oleh karena itu, Futures Monthly kali ini akan mengulas manfaat emas di luar keindahan estetika semata.  

Apabila dibandingkan dengan instrumen pelindung nilai lain, emas mempunyai keunggulan spesifik yang menarik untuk disimak. Berikut ini adalah 7 alasan utama mengapa emas diyakini sebagai lahan investasi potensial bagi wanita:

1.    Nilai emas stabil dan cenderung naik setiap tahun
Stabilitas nilai tukar emas terhadap barang konsumsi telah terbukti selama lebih dari 1.400 tahun. Emas bahkan sudah beredar di pasaran sejak 50 abad lamanya. Gambar 1 di bawah ini menunjukkan kenaikan harga emas secara kontinyu, mulai dari tahun 2000 ($250 per troy ounce) hingga 8 Juni 2010 ($1,251.85). Berdasarkan grafik ini, dapat disimpulkan bahwa kenaikan harga emas sudah mencapai 5 kali lipat hanya dalam jangka waktu kurang dari 10 tahun.
2.    Emas adalah alat penangkal inflasi yang efektif
Menurut lembaga inflasi Amerika Serikat (AS), National Inflation Association (NIA), emas adalah varian investasi yang harus dimiliki oleh warga AS. Kemakmuran dan keselamatan finansial relatif terjamin dalam aset emas, bahkan dalam situasi hiper-inflasi sekalipun.  Potensi keuntungan jangka panjang juga semakin cerah dengan merujuk pada dinamika ekonomi dunia. NIA berani mengklaim bahwa harga emas saat ini masih jauh lebih rendah dibandingkan dengan level harga ideal, yakni di atas $2,000/Oz.
3.    Emas adalah alat safe haven dan diversifikasi aset
Emas berperan besar dalam upaya perlindungan nilai aset investor. Tidak heran bahwa banyak pemodal akan beralih pada logam mulia ini ketika situasi sedang tak menentu. Emas bahkan memiliki andil dalam diversifikasi modal karena bisa menjaga nilai aset di kala investasi lain sedang mengalami kerugian.
4.    Emas tidak dapat di-intervensi dan dicetak kembali
Berbeda dengan mata uang, harga emas tidak bisa dikendalikan atau dicetak ulang oleh negara. Pemerintah negara manapun tidak bisa campur tangan dalam pergerakan nilai emas, mengingat hasil bumi ini merupakan milik semua golongan, baik institusi maupun individu di seluruh dunia. Jadi, mekanisme pasar menentukan performa harga emas global. 
Daya beli seluruh mata uang terhadap logam kuning terus berkurang setiap tahun. Bahkan daya beli Rupiah terhadap emas sudah menyusut hingga 80% selama 1 dasawarsa terakhir. Apabila sepuluh tahun lalu satu gram emas setara dengan Rp. 66,000, kini sejumlah uang tersebut hanya bisa untuk menebus sekitar 0.2 gram emas.
5.    Suku Bunga rendah AS (0 0.25%)
Rendahnya suku bunga di Amerika Serikat (AS) menurunkan minat investor untuk berinvestasi dalam tabungan deposito Dollar. Apalagi Bank Sentral AS tidak menunjukkan sinyal penurunan suku bunga dalam waktu dekat. Alasan inilah yang mengurangi tingkat partisipasi wanita AS dalam investasi berbentuk deposito, karena deposan serentak menarik dan mengalihkan likuiditas ke dalam portofolio emas.
Asumsi di atas merupakan landasan dari besarnya peluang kenaikan harga emas di masa depan. Potensi ini tidak hanya disadari oleh investor ritel dan perbankan, pemerintah beberapa negara bahkan sudah lebih dahulu melakukan konversi aset nasionalnya. India, China, Russia dan Venezuela konsisten menukarkan aset mata uang USD atau Euro ke dalam bentuk emas.
Patut diingat bahwa emas yang dimaksud tentu bukan emas berbentuk perhiasan karena nilai perhiasan akan tergerus oleh beban biaya, misalnya biaya pembuatan, biaya seni, merk dan lain-lain. Beban tersebut tidak dihitung sebagai tambahan harga pada saat dijual kembali, karena aksesoris emas akan dilebur menjadi perhiasan baru.
Jenis emas yang digunakan sebagai alat investasi terbaik adalah emas batangan. Hal ini dikarenakan emas batangan memiliki standar kualitas yang sama dan tidak mengenal biaya pembuatan. Sehingga nilai jualnya tidak akan menyusut kapanpun dan dimanapun. Seiring dengan rendahnya suku bunga dan tidak stabilnya harga properti (seperti yang terjadi di Cina saat ini), investasi emas menawarkan keamanan dan kenyamanan tersendiri bagi investor, terutama kaum wanita. Mulailah berburu emas sekarang juga.

Silahkan melatih strategi trading anda pada platform online trading dengan mendaftar demo account di sini.

Sterling Flat Jelang Laporan Inflasi Kuartalan BOE

Mata uang Inggris, poundsterling, belum banyak bergerak pada perdagangan pagi sesi Asia, namun sterling masih bertahan dekat level tertinggi dalam lima tahun terakhir. Spekulai Bank of England akan menaikkan suku bunga lebih cepat dari estimasi pasar sebelumnya menopang pergerakan sterling dalam beberapa hari terakhir.
 http://ayotradefx.com/wp-content/post-images/2014/01/07/brtfund_GBPfocus.jpg
Berdasarkan data dari Commodity Futures Trading Commission, posisi bullish dari hedge fund dan spekulan besar  untuk sterling melebihi posisi bearish sebesar 52.596 kontrak, menjadi yang terbesar sejak bulan Desember 2007. Sepanjang bulan ini sterling telah menguat 1,5% terhadap dollar.

Investor saat ini menanti laporan inflasi kuartalan dari Bank of England, untuk melihat outlook perekonomian Inggris dan inflasi, serta prospek tingkat suku bunga kedepannya. GBPUSD saat ini diperdagangkan pada kisaran 1.7024 dengan level tertinggi harian 1.7030, dan terendah 1.7016.

Data Ifo Jerman Bisa Dukung Penguatan Euro

Indeks dollar AS masih bertahan di kisaran 80.30 kemarin dengan pergerakan yang cenderung mendatar. Sementara indeks-indeks saham utama dunia umumnya ditutup negatif. Data PMI Manufaktur China sempat memberikan sentimen positif ke pasar keuangan, namun data PMI Zona Euro yang di bawah ekspektasi pasar memberikan sentimen negatif. Aksi profit taking  juga melanda bursa.
https://managemenresiko.files.wordpress.com/2011/03/eurodolar_1006290709301.jpg
Sore ini, market mover penting datang dari Zona Euro yang akan merilis data survei Iklim Bisnis Jerman oleh Ifo dan dari Inggris dimana Gubernur Bank Sentral Inggris, Mark Carney, akan memberikan pernyataan di Komite Keuangan terkait laporan inflasi Bulan Mei. Survei Ifo Bulan Juni diprediksi tidak berbeda jauh dengan survei bulan sebelumnya. Namun data yang lebih bagus dari proyeksi bisa mendukung penguatan euro. Sementara pasar akan memperhatikan pernyataan Carney soal kenaikan suku bunga. Bila ada indikasi kenaikan suku bunga lebih cepat dari perkiraan, nilai tukar poundsterling akan menguat lagi.

Malam hari, AS akan merilis data Penjualan Rumah Baru dan Tingkat Keyakinan Konsumen. Kedua data ini diperkirakan lebih bagus dari bulan sebelumnya. Kemarin dua data ekonomi AS yaitu data PMI Manufkatur dan data Penjualan Rumah second dirilis lebih bagus dari ekspektasi pasar. Bila kali ini data juga lebih bagus dari proyeksi, bisa mendukung penguatan dollar AS. Sebelumnya salah satu anggota FOMC Bank Sentral AS, Charles Plosser, akan berbicara mengenai outlook ekonomi dan kebijakan moneter di Klub Ekonomi New York. Indikasi soal kenaikan suku bunga bisa membantu penguatan dollar AS.

Permintaan Safe-Haven Topang Performa Emas

Harga emas stabil dekat level tinggi 2 bulan setelah berlarutnya gejolak di Irak menegaskan daya tarik emas sebagai aset safe-haven. Meski demikian, rally emas sepertinya tertahan oleh melambatnya permintaan emas fisik dari Cina dan India seiring tingginya harga emas sekarang. Trader melihat permintaan emas fisik Asia cukup lemah di tengah munculnya harapan akan adanya harga yang lebih baik untuk membeli logam mulia.
 http://cdn1-e.production.liputan6.com/medias/68534/big/emas-kabar130309b.jpg
Namun, kinerja emas masih ditopang oleh resiko geo-politik dunia. Pemimpin spiritual Iran menuding AS berencana untuk mengendalikan kembali Irak dengan mengeksplotasi gejolak yang terjadi di Irak. Presiden AS Barack Obama mengatakan konflik di Irak dapat menyebar ke negara lain seperti Jordan. Sementara itu, militan Iran terus meraih lebih banyak wilayah di sekitar perbatasan Irak dengan Syria. XAU/USD kini diperdagangkan di level 1316.50; menjauhi level rendah harian $1309.83

Suplai Dari Irak Tak Terganggu, Minyak merosot

Minyak mentah WTI melemah pada sesi Asia pagi ini, memperpanjang pelemahan pada perdagangan kemarin setelah pasokan minyak mentah dari Irak dilaporkan tidak mengalami gangguan akibat adanya pemberontakan kelompok ISIL.
 http://cdn.sindonews.com/dyn/620/content/2014/06/05/35/870467/JRSV6wEAMi.jpg
Minyak sebelumnya rally hingga ke level tertinggi dalam sembilan bulan terakhir akibat gejolak geopolitik yang terjadi di Irak dikhawatirkan akan mengganggu suplai minyak dari Irak yang merupakan produsen minyak terbesar kedua kartel minyak OPEC. Namun data menunjukkan ekspor minyak Irak pada bulan Juni mendekati rekor tertinggi sekitar 2,53 juta barel per hari. 90% ekspor minyak Irak melalui terminal selatan yang jauh dari lokasi pemberontakan ISIL.

Minyak mentah WTI saat ini diperdagangkan pada kisaran $105,70 per barel atau melemah 0,44%, dengan level tertinggi harian $106,05 dan terendah $105,23.

Senin, 23 Juni 2014

Data Manufaktur China Lambungkan Aussie

Aussie menguat tajam terhadap dollar di awal pekan setelah pekan lalu mencatat penurunan mingguan pertama dalam empat pekan terakhir. Penguatan mata uang Australia tersebut ditopang oleh data apik dari China yang merupakan mitra dagang utama negeri kangguru tersebut.
http://vibiznews.com/wp-content/uploads/2013/10/AUD-1-800-540.jpg
Aussie pada pekan lalu melemeh setelah minutes rapat kebijakan moneter Reserve Bank of Australia dirilis menunjukkan sikap akomodatif bank sentral tersebut. Dalam minutes tersebut RBA menyatakan tingkat suku bunga akomodatif masih tepat untu beberapa waktu kedepan. Sementara itu produk domestik bruto Australia  diperkirakan akan di bawah tren “sampai tahun depan atau lebih”.

Data aktivitas manufaktur China versi HSBC bulan Juni naik menjadi 50,8 di atas estimasi sebesar 49,7, dan bulan Mei sebesar 49,4. Aktivitas manufaktur China versi HSBC tersebut menunjukkan ekspansi untuk pertama kalinya dalam enam bulan terakhir. Angka di atas 50 menunjukkan kontraksi, sementara di bawah 50 menunjukkan ekspansi. Apiknya data manufaktur China memberikan optimisme akan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut.

AUDUSD saat ini diperdagangkan pada kisaran 0.9423 atau menguat 0,37%, menjauhi level terendah harian 0.9375.

Penguatan Bursa Saham Menekan Kinerja Emas

Emas kembali menjauh dari level tinggi 2 bulan pada hari Senin seiring penguatan bursa saham dan rendahnya daya tarik fisik emas, meski seiring permintaan safe haven dari meningkatnya ketegangan di Irak menopang emas di atas level $1,300 per ons. Dengan kenaikan harga emas, tingkat permintaan fisik emas dari konsumen besar seperti China dan India melambat, menambah tekanan turun oleh penguatan bursa saham. Bursa saham Asia menguat pada hari Senin pasca Wall Street melaju ke rekor tinggi baru dan memicu selera resiko investor. "Bias untuk harga emas masih turun, dengan minimnya minat emas fisik dari China dan invetor," menurut analis ANZ.
http://www.riau24.com/assets/news/24042013/riau24_fpccn_5355.jpg
"Ada dukungan yang datang dari ketegangan geopolitik di Timur Tengah, namun dengan Wall Street yang berada di dekat rekor tinggi, selera resiko nampak kuat dan hal tersebut melukai emas," ucap salah satu trader emas di Hong Kong. "Tanpa tingkat permintaan yang kuat dari pasar emas fisik dan exchange-traded funds, rally emas tidak akan bertahan." Trader mengatakan tingkat permintaan fisik emas di Asia cukup terbatas oleh maraknya ekspektasi berlanjutnya penurunan harga emas. Tingkat permintaan juga tertekan oleh aksi beli besar-besaran tahun lalu, saat harga emas turun sebanyak 28%, dan awal tahun ini.

Sementara itu, emas juga ditopang oleh ketegangan geopolitik. Pemimpin Iran pada hari minggu menuduh Amerika Seikat mencoba mengambil alih Irak dengan mengeksploitasi pertikaian sekte, seiringpihak Sunni mencoba memasuki Baghdad dari daerah kekuasaan baru di sepanjang perbatasan Suriah. Emas juga ditopang oleh pertikaian di Ukraina.

Bursa Hong Kong Terangkat Oleh Data China

Lantai bursa Hong Kong mencatat penguatan di perdagangan awal pekan (23/6) setelah rilis data China yang positif pagi tadi mengangkat optimisme di kalangan investor.
Data manufaktur rilis pertama dari HSBC China menunjukkan angka kenaikkan yang signifikan ke level 50.8 di bulan Juni dari bulan sebelumnya yang tercatat 49.4.

Rally Hang Seng juga tertopang oleh suasana penguatan pasar Asia hari ini setelah bursa saham Amerika Serikat (AS) berakhir mencatat rekor penguatan pada penutupan akhir pekan lalu. Indeks Dow Jones dan S&P 500 AS kembali mencetak rekor tertinggi baru sekaligus memperpanjang penguatan dalam enam sesi beruntun.

Di lantai bursa Hong Kong nampak sektor perbankan unggul memimpin rally. Tercatat saham Bank of Communications (+1.7%), China Citic Bank (+1.5%), China Minsheng Banking (+1.3%), Agricultural Bank of China (+1.1%), dan saham ICBC (+0.8%).

Sedangakn indeks utama Hang Seng (.HSI) terpantau menguat +0.39% dan mengoleksi poin hingga +90.90 pada kisaran area 23284.96.

Jumat, 20 Juni 2014

Meraih Profit Tinggi Tanpa Emosi

Dalam dunia keuangan, berkembang pendapat umum bahwa merancang sebuah sistem trading yang menguntungkan dan konsisten sangat sulit. Padahal, faktor penentu keberhasilan proses trading tidak hanya ditentukan oleh sebuah sistem. Kerugian yang sering terjadi justru dipicu oleh emosi yang tidak terkendali disertai rendahnya tingkat disiplin dalam mematuhi rencana awal. Mindset dan trading plan yang handal tentu sangat dibutuhkan untuk mencapai profit maksimal. Namun, semua hal tersebut akan sia-sia belaka apabila keputusan transaksi dikendalikan oleh emosi semata.
http://4.bp.blogspot.com/-ETH0sX_4Xn0/UJNl-ujl8zI/AAAAAAAACWc/ttz6qb8BTrY/s400/144.jpg
Secara lebih detil masih ada faktor-faktor lain yang dapat menimbulkan kerugian. Beberapa alasan utama penyebab terjadinya loss pada trading, antara lain:
* Penempatan modal yang salah (tidak sesuai dengan produk)
* Kurangnya disiplin dan ketiadaan trading plan
* Tidak mempelajari pasar secara mendalam
* Melakukan analisa/interpretasi yang kurang tepat
* Mengejar pasar (memaksakan ambil posisi walaupun kriterianya belum terpenuhi)
* Tidak mau mengalami kerugian dalam trading (menahan posisi tanpa stop loss)
Untuk mengeliminasi potensi kerugian di atas, dibutuhkan komitmen kuat dalam diri trader. Untuk bisa mencapai pengendalian emosi yang baik selama trading, ada beberapa tips yang patut dipelajari. Kiat-kiat berikut, nantinya akan membedakan trader mana yang berhasil dan merugi:

1.   Memiliki sebuah trading plan untuk dipatuhi,agar Anda mengetahui kapan waktu yang tepatuntuk mengambil atau melepas posisi. Poin ini sering dilupakan ketika trader sedang berada dalam situasi profit. Padahal, pengambilan posisi yang ideal selalu berpedoman pada trading plan dan bukan berdasarkan keadaan pasar terkini. Dengan begitu, Anda dapat mengetahui efektifitas strategi tersebut. Evaluasi tidak akan terjadi apabila strategi yang diterapkan tidak konsisten dan alasan trading terus berubah. Seringkali trader mengabaikan trading plan karena tertekan oleh kerugian. Sesungguhnya masa merugi adalah waktu terbaik untuk belajar menghindari loss di masa depan.
2.   Membuat trading planyang simpel dan mudahdisesuaikan dengan kondisi pasar. Traders yang sukses mempercayai bahwa tidak ada sistem yang bekerja efektif selamanya. Di samping indikator teknikal, masih ada faktor-faktor lain yang bisa mempengaruhi  performa trading. Untuk meraih kesuksesan jangka panjang, seorang trader harus terus belajar dari pengalaman, mencari ide baru dan melakukan pengujian trial and error. Sehingga ketika sistem dievaluasi (setiap periode tertentu), trader dapat memperbaiki sistem atau mengubah metodologi sesuai kondisi pasar dengan risk to reward yang menarik.
3.   Fokus untuk menjadi konsisten. Trader yang baik pasti memahami bahwa lebih penting untuk menjadi konsisten daripada meraih profit secara cepat. Salah satu bagian terpenting dalam trading, selain profit itu sendiri, adalah cara untuk mencapainya. Jika Anda hanya berharap pada keberuntungan dalam sebuah transaksi, berarti Anda masih belum memiliki strategi/sistem yang handal untuk memperoleh profit yang konsisten dalam jangka waktu lama.
4.   Take ActionTrader yang sukses akan selalu memiliki inisiatif untuk bertindak. Aktivitas trading idealnya tidak dipengaruhi oleh rasa takut. Sebagai contoh, seorang tradertidak akan menahan posisi yang merugikan (yang tidak sesuai rencana trading) dan berharap posisinya akan berbalik menjadi sebuah posisi menguntungkan. Ia juga tidak akan mudah panik sehingga terburu-buru dalam merespon kondisi pasar di luar perkiraan.

Apabila Anda mampu mengaplikasikan kiat-kiat di atas, berarti Anda telah memegang salah satu kunci penting dalam trading.
Silahkan melatih strategi trading anda pada platform online trading dengan mendaftar demo account di sini.

Rupiah Balik Menguat Atas Pernyataan Fed

Rupiah rebound dari level terendah empat bulan seiring Federal Reserve berjanji untuk mempertahankan suku bunga di level rendah yang mana itu telah meningkatkan permintaan untuk aset pasar berkembang.
http://img.bisnis.com/posts/2014/03/14/210744/tukar-rupiah-3ok.jpg
Rupiah reli setelah kemarin ketua Fed Janet Yellen mengatakan bahwa bank sentral AS memperkirakan suku bunga akan berada di level rendah untuk “waktu yang akan di pertimbangkan” setelah berakhirnya pembelian aset bulanan. Bank Indonesia menargetkan defisit current account dikisaran 3% dari GDP 2014, di katakan oleh Deputi Senior Gubernur BI Mirza Adityaswara di Jakarta pada tanggal 11 Juni, di bandingkan dengan level 3.26% pada tahun 2013.

“Indonesia memiliki defisit current account dan suku bunga yang rendah masih bertahan di AS, selain itu semua hal lain masih sama, maka itu akan mempermudah pemerintah untuk mengatasi defisit,” kata Jonathan Cavenagh, seorang analis di  Westpac Banking Corp. di Singapura. “Rupiah mendapatkan keuntungan dari suku bunga rendah.”

Rupiah menguat sebesar 0.5% menjadi 11,930 per dollar pada sore hari ini, harga di ambil dari bank lokal. Rupiah kemarin mencapau level 12,027, itu merupakan level terendah sejak 13 Februari, dan telah melemah sebear 4.8% pada kuartal sekarang. Pelemahan tersebut telah mengurangi penguatan pada tahun ini hinga 2%.

Di pasar offshore, kontrak NDF satu bulan menguat sebesar 0.7% menjadi 11,960, 0.2% lebih rendah daripada harga spot dalam negeri, menurut data yang di kumpulkan oleh Blomberg.

ECB Harus Mempertimbangkan Pembelian Aset Berskala Besar

European Central Bank harus mempertimbangkan program pembelian aset berskala besar, termasuk membeli obligasi pemerintah, jika inflasi zona Euro terus bertahan di level rendah, menurut International Monetary Fund hari Kamis.
http://files.monexnews.com/119/87/src/Economy/Retailsales_falling.jpg
Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan kepada para menteri keuangan zona Euro di Luxembourg, Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde mengatakan bahwa meskipun pemulihan di blok Euro terus berlanjut, tingkat inflasi rendah yang berkepanjangan tetap menjadi sebuah keprihatinan. Untuk merespon hal itu ECB harus mempertimbangkan pembelian aset di pasar keuangan dalam skala besar, dan memfokuskan pembelian pada obligasi pemerintah dengan jumlah yang sebanding dengan ukuran perekonomian masing-masing negara, tambah IMF.
Itu akan berbeda dengan program ECB sebelumnya, dimana bank sentral hanya membeli obligasi negara-negara yang tengah berada di bawah tekanan pasar seperti Yunani, Portugal dan Italia.

Harga Emas Dunia Terkoreksi Oleh Profit-taking

Harga emas dunia terkoreksi di hari Jumat (20/6) terutama akibat profit taking setelah kemarin mencatat kenaikan satu hari terbesar dalam sembilan bulan terakhir.
Namun demikian logam mulia yang dujuluki safe haven ini masih berkisar di area tertinggi bulan April sekaligus mencatat pekan terbaik dalam tiga bulan terakhir.
http://moneter.co/wp-content/uploads/2014/03/emas.jpg
Harga emas membukukan lonjakan terbesar sejak September pada Kamis kemarin, terutama terkait meningkatnya aksi beli teknikal akibat ketegangan di Irak serta minimnya komitmen Federal Reserve (the Fed) untuk menaikkan suku bunga.
Pernyataan the Fed pada Rabu lalu yang mengatakan suku bunga akan di kisaran rendah dalam waktu lama, telah melemahkan dollar AS, namun memperkuat harga emas hingga tembus ke atas kisaran 1300.

Pada sesi siang di perdagangan Asia, harga emas dunia (XAU) ditransaksikan pada kisaran $1311.75 setelah terkoreksi hingga $1311.10. Sedangkan pada sesi Kamis kemarin, logam mulia melejit hingga $1321.37 setelah akhirnya di tutup pada level $1319.85, platform Reuters.
Koreksi emas kemungkinan tidak sampai terlalu dalam, bahkan dikhawatirkan dapat melanjutkan kenaikkannya lantaran eskalasi ketegangan di Irak kian meningkat setelah dikabarkan sejumlah militan Negara Islam Irak dan Levant (ISIL) berhasil menguasai kota berikutnya yaitu Saqlaqiya, sebelah barat Baghdad, dengan bantuan dari kelompok Sunni. Dan target pendudukan kota berikutnya oleh para pemberontak adalah kota Baghdad.

Campur tangan Amerika Serikat ke Irak juga ikut menambah suasan panas di negeri peninggalan Sadam Husein tersebut. Kabar terbaru menyebutkan Presiden AS Barack Obama secepatnya akan mengirim 300 penasehat militer untuk membantu Irak dalam meredam pemberontakan oleh kelompok pejuang Sunni.

Kenaikan Suku Bunga BoE Tergantung Perekonomian Inggris

Kenaikan suku bunga Inggris akan bergantung kepada kondisi ekonomi dalam beberapa bulan mendatang, menurut anggota dewan moneter BoE Ian McCafferty. "Pasar sepertinya lebih yakin dengan waktu kenaikan suku bunga dari pada bank sentral. Apakah kenaikan suku bunga dapat dilakukan lebih cepat akan tergantung kepada kondisi ekonomi Inggris pada musim panas dan musim gugur," tutur BoE's McCafferty ketika diwawancara oleh harian the Guardian.
http://files.monexnews.com/i/Countries/boe_Focus.jpg
BoE's McCafferty mengatakan tingkat pengangguran masih cukup tinggi dibandingkan level normal di jangka menengah namun aktivitas ekonomi membaik dalam 12 hingga 18 bulan terakhir sehingga GDP kini kembali ke level 2008. "Pertumbuhan ekonomi Inggris sedikit lebih cepat dari ekspektasi di awal tahun. Momentum pemulihan ekonomi akan berlanjut di musim panas," ujar BoE's McCafferty.

Sementara itu, sterling masih berkutat dekat level tinggi 5 tahun di awal sesi Asia terhadap Dollar AS. GBP/USD kini diperdagangkan di level 1.7045; dekat level tinggi 5 tahun 1.7061 yang diraih kemarin.

Divergensi Prospek Kebijakan Menguntungkan Sterling

Sterling melanjutkan rally di atas $1.70 untuk menyentuh level tertinggi 5½-tahun versus Dollar AS, didukung oleh perbedaan outlook kebijakan moneter antara Bank of England dan Federal Reserve. Fed telah mengisyaratkan jika kenaikan inflasi tidak akan memicu kenaikan suku bunga AS dalam waktu dekat, di lain sisi investor semakin agresif mengantisipasi kenaikan suku bunga Inggris sebelum akhir tahun ini. Sterling juga terbantu oleh laporan Confederation of British Industry, yang menunjukkan pesanan pabrik tumbuh pada laju tercepat dalam 6 bulan di bulan Juni.
http://i.imgur.com/gAG3ryf.jpg?1
Ekspektasi akan pesatnya pemulihan ekonomi Inggris telah memicu spekulasi tentang kenaikan suku bunga yang lebih cepat dibandingkan negara-negara lain di Eropa dan AS, yang mendorog Sterling terapresiasi lebih dari 10% dalam setahun terakhir.

Sementara pada hari Kamis salah satu petinggi BoE, Ian McCafferty, mengatakan bahwa data selama beberapa bulan ke depan akan menjadi faktor krusial yang menentukan waktu kenaikan suku bunga Inggris.
© Copyright 2010 YOUR No. 1 Financial Partner
Welcome to YOUR No. 1 Financial Partner
Baby Cupid