Jumat, 13 Juni 2014

Bank Indonesia (BI) menetapkan kisaran nilai tukar rupiah pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2014 sebesar Rp11.600 hingga Rp11.800 per dolar AS.


"Range ini yang kami jadikan dasar untuk susun APBN-P 2014," kata Gubernur BI Agus Martowardojo dalam rapat kerja (raker) dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Kamis (5/6). Ia menambahkan, BI juga akan terus menjaga neraca perdagangan yang saat ini masih mengalami tekanan. "Ada unsur neraca perdagangan Januari-April (2014) defisit, masih tertekan. Q3 (triwulan III-2014) bisa lebih baik. Walau transaksi dagang akan tetap defisit, tapi kita jaga," ungkapnya.

Sebagai informasi, raker ini merupakan kali keempat pembahasan RAPBN-P 2014. Pemerintah dan DPR terus membahas opsi-opsi penghematan dalam RAPBN-P 2014, sebelum disahkan dalam rapat paripurna DPR. Rapat ini antara lain dihadiri pula oleh Menteri Keuangan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Menteri Energi dan Sumber Saya Mineral (ESDM)
© Copyright 2010 YOUR No. 1 Financial Partner
Welcome to YOUR No. 1 Financial Partner
Baby Cupid