Selasa, 24 Juni 2014

Data Ifo Jerman Bisa Dukung Penguatan Euro

Indeks dollar AS masih bertahan di kisaran 80.30 kemarin dengan pergerakan yang cenderung mendatar. Sementara indeks-indeks saham utama dunia umumnya ditutup negatif. Data PMI Manufaktur China sempat memberikan sentimen positif ke pasar keuangan, namun data PMI Zona Euro yang di bawah ekspektasi pasar memberikan sentimen negatif. Aksi profit taking  juga melanda bursa.
https://managemenresiko.files.wordpress.com/2011/03/eurodolar_1006290709301.jpg
Sore ini, market mover penting datang dari Zona Euro yang akan merilis data survei Iklim Bisnis Jerman oleh Ifo dan dari Inggris dimana Gubernur Bank Sentral Inggris, Mark Carney, akan memberikan pernyataan di Komite Keuangan terkait laporan inflasi Bulan Mei. Survei Ifo Bulan Juni diprediksi tidak berbeda jauh dengan survei bulan sebelumnya. Namun data yang lebih bagus dari proyeksi bisa mendukung penguatan euro. Sementara pasar akan memperhatikan pernyataan Carney soal kenaikan suku bunga. Bila ada indikasi kenaikan suku bunga lebih cepat dari perkiraan, nilai tukar poundsterling akan menguat lagi.

Malam hari, AS akan merilis data Penjualan Rumah Baru dan Tingkat Keyakinan Konsumen. Kedua data ini diperkirakan lebih bagus dari bulan sebelumnya. Kemarin dua data ekonomi AS yaitu data PMI Manufkatur dan data Penjualan Rumah second dirilis lebih bagus dari ekspektasi pasar. Bila kali ini data juga lebih bagus dari proyeksi, bisa mendukung penguatan dollar AS. Sebelumnya salah satu anggota FOMC Bank Sentral AS, Charles Plosser, akan berbicara mengenai outlook ekonomi dan kebijakan moneter di Klub Ekonomi New York. Indikasi soal kenaikan suku bunga bisa membantu penguatan dollar AS.

© Copyright 2010 YOUR No. 1 Financial Partner
Welcome to YOUR No. 1 Financial Partner
Baby Cupid