Kamis, 26 Juni 2014

Demi Membantu Ekspor, BI Abaikan Pelemahan Rupiah

Rupiah merosot ke level terendah sejak Februari pasca bank sentral mengisyaratkan akan mengabaikan depresiasi mata uang guna membantu ekspor. Bank Indonesia akan membiarkan Rupiah "undervalued" sementara waktu untuk meningkatkan daya saing ekspor dan menekan impor, menurut Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara di Jakarta. Neraca perdagangan Indonesia mencatat defisit terbesar sejak Juli tahun lalu dengan melebar menjadi $1,96 milyar pada bulan April.
http://static.inilah.com/data/berita/foto/1854734.jpg
"Bank Indonesia kemungkinan akan mengurangi intervensi dan membiarkan beberapa pelemahan," kata Leo Rinaldy, ekonom PT. Mandiri Sekuritas di Jakarta. "Permintaan Dollar untuk impor menjelang Ramadan, ketidakpastian politik dan kenaikan harga minyak masih berkontribusi terhadap pelemahan Rupiah.
© Copyright 2010 YOUR No. 1 Financial Partner
Welcome to YOUR No. 1 Financial Partner
Baby Cupid