Jumat, 13 Juni 2014

Pemerintah Akan Kembali Lelang Sukuk pada 17 Juni 2014

Pemerintah akan kembali melakukan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)/sukuk negara berbasis proyek (project based sukuk) pada 17 Juni 2014 mendatang. Kali ini, sukuk yang akan dilelang adalah seri  PBS005 (reopening) dan PBS006 (reopening).


Selain itu, pada saat yang sama pemerintah juga akan melakukan lelang SBSN jangka pendek dengan seri SPN-S 04122014. Dari pelelangan tiga seri SBSN tersebut, pemerintah menetapkan target indikatif sebesar Rp1,5 triliun.

Sebagai informasi, imbal hasil yang ditawarkan SBSN seri PBS005 adalah sebesar 6,75 persen dan akan jatuh tempo pada 15 April 2043. Sementara, imbal hasil yang ditawarkan SBSN seri PBS006 adalah sebesar 8,25 persen, dan akan jatuh tempo pada 15 September 2020. Penerbitan kedua seri SBSN tersebut menggunakan akad ijarah asset to be leased, dengan underlying asset berupa proyek/kegiatan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2014.


Sementara, SBSN seri SPN-S 04122014 menawarkan imbal hasil  berupa diskonto, dan akan jatuh tempo pada 4 Desember 2014. Penerbitan sukuk ini menggunakan akad ijarah sale and lease back, dengan underlying asset Barang Milik Negara (BMN) yang telah mendapatkan persetujuan DPR dan memenuhi persyaratan seperti yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 56/PMK.08/2012.

Lelang sendiri akan dibuka pada 17 Juni 2014 pukul 10.00 WIB dan ditutup pada pukul 12.00 WIB. Hasilnya akan diumumkan pada hari yang sama setelah pukul 15.30 WIB. Sementara, setelmen akan dilakukan pada 19 Juni 2014.

Lelang ini bersifat terbuka (open auction) dengan metode harga beragam (multiple price). Dengan demikian, pada prinsipnya semua pihak, baik investor individu maupun institusi dapat menyampaikan penawaran pembeliannya (bids). Namun, dalam pelaksanaannya, penyampaian bids harus melalui peserta lelang yang telah memperoleh persetujuan dari Kementerian Keuangan. Pelaksanaan lelang sendiri akan dilakukan dengan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) sebagai agen lelang SBSN.
© Copyright 2010 YOUR No. 1 Financial Partner
Welcome to YOUR No. 1 Financial Partner
Baby Cupid