Rabu, 18 Juni 2014

Rupiah Sentuh Level Psikologis 12.000

Rupiah melanjutkan pelemahan hingga menyentuh level psikologis 12.000 terhadap Dollar AS seiring meningkatnya kekhawatiran atas defisit current account Indonesia dan kecemasan terhadap outlook kebijakan moneter AS. Data Indonesia di awal bulan menunjukan kembali defisitnya neraca perdagangan Indonesia sehingga membuat investor skeptis akan dapat membaiknya defisit current account. USD/IDR kini diperdagangkan di level 11983 setelah sempat menyentuh level tinggi 4 bulan 12.022 di awal sesi Asia.
 http://panel.mustangcorps.com/admin/fl/upload/files/rupiah%20melemah(3).jpg
Kekhawatiran tersebut diperburuk dengan stabilnya harga minyak dunia di level tinggi 9 bulan. Jika harga minyak dunia tetap stabil di atas level $105 maka ini dapat menambah beban subsidi bahan bakar minyak sehingga dapat memperburuk defisit anggaran pemerintah Indonesia. Tingginya harga minyak dunia juga dapat membuat impor minyak semakin mahal sehingga berpotensi memperburuk defisit neraca perdagangan dan juga current account.

Investor juga khawatir dengan kenaikan inflasi AS yang dapat mendorong Federal Reserve lebih cepat mengetatkan kebijakan moneternya ketika mulai menaikan suku bunga tahun depan. Inflasi tahunan AS mencatatkan pertumbuhan 2,1%; lebih tinggi dari target Fed 2%. Ini membuat pasar cemas menjelang publikasi hasil kebijakan moneter AS pada Kamis dini hari nanti dimana Fed diprediksi akan kembali melanjutkan kebijakan tapering dan sinyalkan potensi kenaikan suku bunga pada tahun depan.
© Copyright 2010 YOUR No. 1 Financial Partner
Welcome to YOUR No. 1 Financial Partner
Baby Cupid