Kamis, 10 Juli 2014

Cina Akan Tetap Intervensi Yuan

Cina utarakan tidak akan berhenti mengintervensi nilai tukar yuan karena masih lemahnya pertumbuhan ekonomi dan belum stabilnya aliran modal. "AS terus bertanya apakah Cina akan melakukan intervensi terhadap yuan," ujar Menteri Keuangan Cina Lou Jiwei. "Dengan keadaan sekarang, dimana ekonomi belum pulih secara keseluruhan dan aliran modal belum normal maka kami akan melanjutkan kebijakan tersebut."
http://www.bmpmoneychanger.co.id/__asset/__images/content/88btn.jpg
Komentar Jiwei tersebut sinyalkan Cina mungkin akan bergerak lebih lambat dari yang diinginkan AS terhadap liberalisasi mata uangnya. Di bulan Maret silam, bank sentral Cina telah melebarkan batas perdagangan harian yuan dan utarakan akan mengakhiri kebijakan intervensi pada akhirnya. Menteri Keuangan AS Jacob J. Lew mengatakan membiarkan nilai tukar yuan ditentukan oleh pasar akan menjadi langkah krusial untuk menggerakan pertumbuhan ekonomi Cina.

Wakil Perdana Menteri Wang Yang mengatakan jika Cina bergerak terlalu cepat me-liberalisasi yuan dan melepas kendali aliran modal maka ini dapat memperburuk kondsi ekonomi Cina. Namun, Yang juga utarakan jika terlalu lambat akan memepengaruhi proses kebijakan di Cina. Yuan telah melemah 2,3% tahun ini terhadap Dollar AS setelah menguat 2,9% pada tahun 2013.
© Copyright 2010 YOUR No. 1 Financial Partner
Welcome to YOUR No. 1 Financial Partner
Baby Cupid