Kamis, 03 Juli 2014

Investor Punya Alasan untuk Optimis Jelang Data Payrolls

Ekonom dan pelaku bisnis di Amerika Serikat antusias menyambut rilis laporan tenaga kerja (Non-farm Payrolls) pada Kamis malam nanti. Daya serap pekerja bulan Juni diprediksi sama atau bahkan melampaui angka payrolls bulan Mei lalu. 
https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTHyb6gmZOUM6MtY09PzIDsCKvIA5zDCSz4PAgbibZZahzK4zcj
Estimasi angka Non-farm Payrolls untuk bulan Juni adalah sebesar 215.000 atau sedikit di bawah jumlah tenaga kerja baru bulan Mei yang sebanyak 217.000. Sementara persentase pengangguran diperkirakan tidak bergeser dari level 6.3%. Tanda-tanda peningkatan daya serap SDM di bulan Juni mengemuka setelah agensi Moody's merilis kompilasi data tenaga kerja sektor swasta versi ADP, di mana angkanya mencapai 281.000. Laporan tersebut memang tidak selalu berkorelasi dengan data resmi pemerintah, akan tetapi hasilnya kerap kali identik dengan data payrolls dalam beberapa edisi terakhir. Sedangkan jika diukur dengan memakai indikator lain, kinerja sektor lapangan kerja Amerika juga bisa dibilang membaik. Klaim pengangguran (mingguan) terbaru lebih rendah dari 314.000 dan laporan ISM manufaktur tetap di level 52.8. Khusus untuk laporan ADP, terdapat bagian dalam laporan yang menghitung tenaga kerja baru untuk sektor bisnis skala kecil. Pada perusahaan kecil yang mempekerjakan maksimal 49 orang, sebanyak 117.000 SDM diterima masuk sebagai pegawai baru. Sementara pada perusahaan dengan jumlah karyawan di atas 500 orang, jumlah tenaga kerja yang masuk mencapai 49.000. Fakta tersebut cukup mengesankan dan bisa menunjukkan bahwa laju pertumbuhan bergerak sesuai rencana

Penyerapan tenaga kerja di atas 200.000 orang per bulan memang sangat bagus, namun pelaku pasar keuangan juga harus mencermati komponen perhitungan di dalamnya, antara lain jumlah partisipasi penduduk di lapangan kerja, yang pada bulan Mei kemarin muncul pada angka 62.8%. Apabila tingkat partisipasi tidak bergerak naik meskipun payrolls dirilis lebih tinggi, maka bisa disimpulkan bahwa percepatan bisnis belumlah tepat sasaran. Sebaliknya jika payrolls naik di atas perkiraan diiringi oleh bertambahnya penyertaan warga di roda perekonomian, maka pemerintah dan ban sentral bisa berbangga hati atas pola kebijakannya.
© Copyright 2010 YOUR No. 1 Financial Partner
Welcome to YOUR No. 1 Financial Partner
Baby Cupid