Jumat, 11 Juli 2014

Minyak Menuju Penurunan Mingguan Ketiga Atas Suplai Global

Minyak West Texas Intermediate bersiap untuk penurunan mingguan ketiga seiring produksi dari Libya meningkat dan juga karena suplai bensin naik di tengah melemahnya permintaan di AS, yang merupakan konsumen minyak terbesar di dunia.
http://cdn.klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2013/07/08/216952/670x335/meski-mesir-bergolak-icp-aman-karena-suplai-minyak-dunia-lancar.jpg
Minyak berjangka hanya sedikit berubah di New York, menuju penurunan mingguan terpanjang sejak November. Produksi minyak Libya naik seiring kilang di Sharara kembali beroperasi dan dua terminal ekspor kembali di buka. Selain itu yang menyebabkan harga naik adalah karena para milisi di Irak belum menjangkau wilayah selatan, yang merupakan rumah untuk tiga perempat produksi minyak Irak. Cadangan bensin di AS naik sebesar 579,000 barel pada pekan lalu seiring ukuran jumlah konsumsi turun, di laporkan oleh  Energy Information Administration pada tanggal 9 Juli lalu.

Minyak WTI pengiriman bulan Agustus saat ini bergerak di kisaran 102.76 per barel dalam perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange, turun sebesar 17 sen pada pukul 08.44 wib. Kontrak naik sebesar 64 sen menjadi $102.93 kemarin, naik untuk pertama kalinya dalam 10 hari. Harga minyak turun sebesar 1.3% pada pekan ini.

Minyak WTI mungkin naik pada pekan depan atas spekulasi bahwa pertumbuhan ekonomi AS akan  menstimulasi permintaan, menurut hasil dalam survey Bloomberg. Sebanyak 12 dari 28 responden, atau 43%, perkirakan harga akan menguat.
© Copyright 2010 YOUR No. 1 Financial Partner
Welcome to YOUR No. 1 Financial Partner
Baby Cupid