Senin, 07 Juli 2014

Rupiah Perkasa Jelang Pemilu Presiden

Mata uang Indonesia, rupiah, menguat ke level tertinggi dalam sepekan atas optimismnya pasar pada janji dari calon presiden Indonesia, Joko widodo dalam memplopori  perang terhadap korupsi yang akan membantu dia memenangkan pemilu pada pekan ini.
http://img.okeinfo.net/content/2014/05/06/278/980625/k0vxJGNsxD.jpg
Indonesia, yang merupakan negara dengan dengan tingkat demokrasi terbesar ketiga di dunia akan mengadakan pemilihan presiden pada tanggal 9 Juli dimana perusahaan survey Roy Morgan mengatakan “semakin sulit untuk di prediksi.” Dalam debat yang di siarkan oleh televisi pada tanggal 5 Juli yang lalu, Joko Widodo, yang di kenal dengan nama Jokowi, mempertanyakan tentang tingginya harga daging sapi selama bulan Ramadhan, ketika di Indonesia biasanya pada saat Ramadhan tingkat konsumsi daging cukup tinggi. Mantan pemimpin dari partai PKS, yang menjadi pendukung Prabowo, telah di jatuhi hukuman penjara selama 16 tahun di bulan Desember dalam menerima suap dari importir daging.

“Pasar mungkin menahan kemenangan untuk Prabowo, jadi ini memicu reli,”kata Irene Cheung, seorang analis di  Australia & New Zealand Banking Group Ltd. di Singapura. “Catatan Jokowi terhadap masalah korupsi tampaknya lebih baik di bandingkan dengan Prabowo, jadi debat tersebut mencerminkan sisi yang lebih baik pada dirinya."

Rupiah menguat sebesar 0.9% menjadi 11,780 per dollar pada siang ini, itu merupakan kenaikan terbesar sejak 30 Juni, harga di ambil dari bank lokal. Di pasar offshore, kontrak NDF satu bulan naik sebesar 0.5% menjadi 11,805 per dollar, di perdagangkan 0.2% lebih lemah daripada harga spot dalam negeri, data di kompilasi oleh Bloomberg.
© Copyright 2010 YOUR No. 1 Financial Partner
Welcome to YOUR No. 1 Financial Partner
Baby Cupid